suarasurabaya.net

Faisal Basri Membuka Materinya dengan Kondisi Ekonomi Dunia
Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 05 Desember 2018 | 21:40 WIB

Faisal Basri Pakar Ekonomi dari Universitas Indonesia. Foto: Pram suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Faisal Basri Pakar Ekonomi dari Universitas Indonesia baru saja membuka pemaparannya dengan beberapa kisi-kisi materi yang akan dia sampaikan di Suara Surabaya Economic Forum 2019.

Di awal dia mengapresiasi peserta SSEF 2019 kali ini yang begitu luar biasa staminanya yang sejak siang sampai malam ini masih mengikuti pemaparan dari para narasumber.

Faisal membukanya dengan kondisi perekonomian dunia, di mana dia menyebutkan saat ini ekonomi Amerika sedang bagus. Dengan gayanya yang ceplas-ceplos, dia menyebut tahun depan ekonomi Amerika akan buruk.

Karena bagus, Amerika sudah berencana menaikkan kembali suku bunga acuannya 25 basis poin. Bank Indonesia sudah meresponsnya dengan lima kali menaikkan suku bunga sejumlah total 125 basis poin.

Pengaruhnya bagi Indonesia ketika ekonomi Amerika baik, maka dampaknya selalu buruk bagi Indonesia.

Sejumlah perkiraan lain, seperti kondisi ekonomi China yang akan berpengaruh pada ekonomi Indonesia juga dia sampaikan.

Faisal Basri menyoroti daya tahan Indonesia terhadap ekonomi dunia yang masih lebih buruk dibandingkan Malaysia, Philipina Thailand Vietnam, yang pertumbuhannya di atas 5,1 persen.(bid/tin/rst)
top