suarasurabaya.net

Hiroaki Kato dan Haruka Nakagawa Siap Ramaikan Japan Week 2018
Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 22 Januari 2018 | 15:46 WIB

Masaki Tani konjen Jepang di Surabaya berpose bersama Gundam. Foto: Totok/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Menghadirkan berbagai seni budaya Jepang, acara Japan Week 2018 atau Surabaya Nihon Matsuri yang dijadwalkan bakal dibuka Selasa (23/1/2018) di Food Society Pakuwon Mall, Surabaya juga dimeriahkan artis dan seniman Jepang.

Ada Hiroaki Kato musisi yang sudah berkolaborasi dengan seniman dan artis Indonesia, seperti di antaranya dengan Tulus pada sebuah pementasan live penyanyi asal kota Jogyakarta itu. Hiroaki dikenal cukup fasih berbahasa Indonesia.

Bahkan Hiroaki Kato secara khusus kerap menyanyikan komposisi-komposisi Indonesia yang dibawakannya dalam bahasa Jepang. Hiroaki Kato cukup dikenal di kalangan penggemarnya yang sebagian besar adalah anak muda itu.

Sedangkan Haruka Nakagawa, selain alumni kelompok musik JKT48, juga dikenal sebagai presenter tamu pada acara komedi sebuah tv swasta nasional, yang konon ratingnya tidak kalah dengan acara-acara lainnya.

Sementara itu, menurut Masaki Tani Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, bahwa penyelenggaraan Japan Week 2018 kali ini merupakan acara tahunan yang digelar dengan melibatkan sejumlah sekolah dan kampus serta lembaga di Surabaya.

"Kami menggandeng sekolah, universitas dan kelompok atau komunitas alumni Jepang. yang ada di Kota Surabaya. Semoga ini menjadi satu diantara upaya untuk lebih menyatukan hubungan Jepang dan Indonesia dari sisi seni dan budaya," kata Masaki Tani, Senin (22/1/2018).

Selain menghadirkan artis dan seniman asal Jepang, kegiatan Japan Week 2018 yang bakal ditutup pada 28 Januari 2018 itu juga diwarnai pementasan-pementasan seni budaya tradisional Jepang. Mulai dari permainan Samizhen hingga aksi drum Taiko.

Acara yang juga menjadi perwujudan dari berhasilnya 60 tahun hubungan diplomatik antara pemerintah Jepang dengan pemerintah Indonesia tersebut diharapkan akan memberikan banyak peluangbaru dalam kerangka hubungan diplomatik melalui seni dan budaya.(tok/ipg)
top