suarasurabaya.net

BBPOM Surabaya: Produk Tanpa Izin Edar akan Dikenakan Sanksi
Laporan Anggi Widya Permani | Selasa, 13 Maret 2018 | 19:42 WIB

Sejumlah produk yang disita oleh BBPOM Surabaya, milik D'Natural, Jalan Dr. Soetomo No. 75, Surabaya, Selasa (13/3/2018). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya akan memberikan sanksi kepada PT. Natural Spirit, terkait adanya 2.806 pcs produk tanpa izin edar, yang ditemukan di sebuah toko produk kecantikan D'Natural, di Jalan Dr. Soetomo No. 75, Surabaya, Selasa (13/3/2018).

Produk itu berupa kosmetik, makanan dan obat tradisional, yang telah diamankan oleh BBPOM, untuk diuji laboratorium. Sapari Kepala BPOM Surabaya mengatakan sanksi yang diberlakukan, disesuaikan dengan produk yang disita.

Terkait pangan tanpa izin edar, kata Sapari, sanksi yang diberikan sesuai dengan Pasal 142 UU No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan. Sementara untuk kosmetik dan obat tradisional tanpa izin edar, akan dijerat UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009.

"Penyalahgunaan obat, makanan dan kosmetik, tentu ada sanksi yang diberlakukan. Tidak ada izin edar, itu sudah menyalahi aturan. Kami sangat menindaktegas hal ini, kepada siapapun. Kami akan melakukan pendalaman dan pembinaan kepada produsen dan distributor, terkait keamanan produk. Nanti kita cek laboratorium, untuk mengetahui kandungan bahan. Sementara barang yang disita ini, kami konsultasikan dengan Polda Jatim, untuk menindaklanjuti ini semua," kata dia.

Sapari menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan sidak, untuk mencegah penyalahgunaan barang-barang kosmetik, obat maupun makanan, di Surabaya.

"Nanti kita perlu sidak juga ya, di pasar modern. Saya akan buktikan. Kita akan bersinergi sama Polda Jatim. Harapannya masyarakat sadar dan lebih berhati-hati saat memilih produk," kata dia.

Sapari juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya, terutama saat membeli produk lewat online.

"Kita juga menemukan di online itu banyak sekali. Karena hal seperti ini jangkauannya luas. Maka dari itu, kami imbau kepada masyarakat, jangan mudah percaya dengan produk makanan, kosmetik dan obat yang dijual online," kata dia.

Sementara Sri Putu Warnaningsih Manajer Office D'Natural Healthy Store and Resto Surabaya mengaku tidak tahu, jika barangnya tidak memiliki izin edar.

"Saya hanya menerima barang saja dari distributor. Saya tidak tahu, kalau barang-barang itu tidak ada izinnya di BBPOM. Karena saya lihat di supermarket ada, ya sudah," kata dia.

Setelah barang-barangnya disita, Sri mengatakan bahwa pihaknya akan menuntut kerugian pada pihak distributor. (ang/ipg)

Teks Foto:
- Barang yang sudah disegel BBPOM Surabaya. Foto: Anggi suarasurabaya.net

B E R I T A    T E R K A I T
  • BBPOM Surabaya Sita Ribuan Produk Kecantikan Tanpa Izin Edar
  • top