suarasurabaya.net


Info Mudik

Muhammadiyah Surabaya Siapkan 92 Titik Salat Ied
Laporan Denza Perdana | Rabu, 13 Juni 2018 | 18:35 WIB

Ilustrasi. Foto: dok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Surabaya sudah menyiapkan 92 titik lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri 1439 Hijriah (Salat Ied) yang akan digelar pada 15 Juni 2018 mendatang.

Dr. H. Mahsun Ketua PD Muhammadiyah Surabaya menegaskan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan maklumat penetapan 1 Syawal 1439 Hijriah.

Melalui maklumat itu, Muhammadiyah menetapkan, Hari Raya Idul Fitri 2018 jatuh pada Jumat, 15 Juni 2018. Penetapan ini, kata Mahsun, merujuk pada hasil perhitungan astronomi atau hisab yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Mahsun mengatakan, 92 titik lokasi Salat Ied yang telah disiapkan oleh PD Muhammadiyah Surabaya tersebar di 31 Kecamatan. Baik di lapangan, di jalan, maupun di halaman masjid.

Beberapa di antaranya seperti di Jalan Pahlawan, Lapangan Gelora 10 Nopember Tambaksari, Lapangan Hokky Surabaya, Lapangan Olahraga Bangunsari, Halaman JX Internasional Convex Jalan Ahmad Yani, serta di halaman SMA Muhammadiyah.

"Hari Jumat pelaksanaan idul Fitri kami mengajak warga Surabaya berbondong-bondong bersama keluarga mengikuti pelaksanaan Salat Id. Karena Hari Raya Idul Fitri jatuh di hari Jumat, pelaksanaan Salat Jumat tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya," ujarnya, Rabu (13/6/2018).

Mahsun mengatakan, untuk memaknai Idul Fitri, umat Islam dia harapkan tetap menjaga keutamaan bulan puasa, seperti komitmen keislaman dalam menegakkan ajaran Islam secara keseluruhan dan sebenar-benarnya.

"Ibadah yang dilakukan selama Ini dalam rangka lebih peduli dan lebih peka pada nilai-nilai keagamaan, di antaranya merasa terusik dan terpanggil bila ada yang menodai ajaran Islam," ujarnya.

Dia juga berharap, bulan Ramadhan ini hendaknya menjadi ruang pendidikan untuk memahami Islam yang Rahmatan Lil Alamin, Islam yang sejuk, Islam yang Damai

"Islam yang merangkul dan bukan memukul. Islam yang bukan Teroris," kata M. Arif An Sekretaris PD Muhammadiyah yang juga Ketua Karang Taruna Kota Surabaya.

Arif An juga mengatakan, bulan puasa ini dia harapkan memunculkan kembali komitmen sosial dan komitmen kebangsaan pada seluruh umat Islam di Indonesia, sehingga umat Islam lebih peka dan saling tolong menolong.

"Termasuk memunculkan kepekaan umat dalam politik, khususnya menjelang Pilgub Jawa Timur 2018 dan Tahun Politik 2019, agar mampu memilih pemimpin yang peduli dan memahami persoalan umat, serta menjaga keutuhan dan keharmonisan NKRI," ujarnya.(den/rst)
top