suarasurabaya.net

Humas Polda Jatim: Tes Psikologi Pembuatan SIM Bisa Diterapkan di Jatim
Laporan Anggi Widya Permani | Jumat, 22 Juni 2018 | 20:16 WIB

Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim. Foto: Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Penerapan tes psikologi bagi para pemohon SIM (Surat Izin Mengemudi) untuk semua golongan, bisa saja diterapkan di wilayah Jatim.

Hal itu diungkapkan oleh Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim, bahwa penerapan tes psikologi sebagai langkah evaluasi Ditlantas Polda Jatim terhadap layanan permohonan SIM.

Di mana selama ini, para pemohon hanya melewati tes secara teori dan praktek. Menurutnya, setiap pengendara juga perlu menjalani tes psikologi untuk memastikan bagaimana kondisi kejiwaannya. Terutama membentuk sebuah kesadaran bahwa tanggung jawab pengendara saat di jalanan bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga untuk orang lain.

"Saya rasa perlu tes psikologi ini. Bukan hanya secara teoritis dan praktis saja," kata Barung, Jumat (22/6/2018).

Barung mengatakan, pihaknya sudah siap untuk memberlakukan tes psikologi kepada semua pemohon SIM di Jatim, seperti yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Pemberlakuan ini nantinya tidak hanya untuk pengendara roda dua saja, tapi juga semua golongan.

Dengan harapan, tes psikologi ini bisa memastikan para pemohon benar-benar sudah teruji dan layak membawa kendaraan.

"Itu untuk semua SIM, yang penting lagi tidak hanya safety riding, tapi juga untuk keselamatan pengendara itu sendiri maupun pengendara lain. Artinya, seseorang yang berkendara di jalan bukan hanya melakukan tes tertulis, tapi juga harus tes dulu psikologi yang kalau Polda Metro Jaya telah melakukan, maka kami harapkan di Jatim juga memberlakukan hal tersebut," jelasnya.

Sebelumnya, tes psikologi bagi pemohon SIM sudah disosialisasikan dan rencananya diberlakukan mulai akhir Juni ini. (ang/tna/ipg)
top