suarasurabaya.net

Bahas Desain Arsitektural, 7 Perguruan Tinggi Asia Kumpul di Surabaya
Laporan J. Totok Sumarno | Kamis, 11 Oktober 2018 | 21:53 WIB

Maithili Sathe mahasiswi arsitektur dari KRVIA Mumbai India, membuat skets warung di kampung Ketandan. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Surabaya menjadi tuan rumah pelaksanaan 6th Platform For Asian Architecture and Urbanism (PAAU) 2018, yang dimulai Kamis (11/10/2018) diikuti oleh 7 PT (Perguruan Tinggi) di Asia menyoal berbagai hal tentang desain arsitektural.

Ke 7 peserta tersebut diantaranya: UK Petra sebanyak 35 orang, Silpakorn University Thailand 12 orang, Kunmig University China 10 orang, KRVIA Mumbai India 19 orang, Tunghai University Taiwan 11 orang, Taylors University Malaysia 1 orang dan UTAR Malaysia 8 orang.

Dijadwalkan para peserta akan mengunjungi sejumlah kampung dan tempat-tempat yang masih menyimpan sejarah khususnya bidang arsitektur. Di Surabaya peserta diajak berkeliling kampung Ketandan.

Para peserta menyempatkan diri membuat skets, serta identifikasi fenomena fisik sebuah kampung dan rumah-rumah warga masyarakat dikampung Ketandan dan kampung Kebangsren yang berada dikawasan Tunjungan, Surabaya.

"Peserta juga akan mendesain produk kreatif arsitektur untuk Kota Surabaya. Peserta ini terdiri dari dosen dan mahasiswa program studi Arsitektur, Urban Design dan Planologi," terang Dr. Rully Damayanti koordinator PAAU Workshop.

Dengan tema: Embedding Fluidity peserta diharapkan memahami space yang terjadi di kota Surabaya sehingga mereka akan dapat merasakan keunikan ruang tata perkotaan di Surabaya.

"Para peserta 6th Platform For Asian Architecture and Urbanism (PAAU) 2018. Dibagi menjadi 5 kelompok, dan diharapkan menghasilkan ide desain arsitektural dari berbagai kampung yang dikunjungi. Hasil akhirnya berupa presentasi dan pameran karya yang telah dihasilkan," tambah Rully yang juga dosen di UK Petra Surabaya.

Di hari kedua, Jumat (12/10/2018) peserta dijadwalkan diajak ke Gresik guna mengunjungi Kampung Kemasan dan Omah Damar. Disana peserta dijadwalkan belajar mengenai Damar Kurung sekaligus mengenal produk Kemasan.

Sabtu (13/10/2018) destinasi kunjungan selanjutnya adalah kawasan Kampung Ampel yang dilanjutkan berjalan kaki hingga Jembatan Merah. Peserta akan melakukan observasi pada ruang dan arsitektur terkait budaya sekitar.

Peserta 6th Platform For Asian Architecture and Urbanism (PAAU) 2018, akan merasakan sensasi Car Free Day di Surabaya pada Minggu (14/10/2018), dan dijadwalkan akan mencicipi angkutan kota untuk kembali ke kampus UK Petra.

Dan pada hari terakhir Senin (15/10/2018) setelah melakukan penjelajahan kampung dan melakukan observasi, mereka diminta mempresentasikan terkait laporan yang mereka buat beradasarkan kelompok masing-masing.(tok/rst)
top