suarasurabaya.net

Hari Ini, Prof. Mochamad Ashari Terpilih Jadi Rektor ITS Periode 2019-2024
Laporan Agung Hari Baskoro | Jumat, 11 Januari 2019 | 15:43 WIB

Prof. Mochamad Ashari terpilih menjadi Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) periode 2019-2024. Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Prof. Mochamad Ashari terpilih menjadi Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) periode 2019-2024 setelah ditetapkan oleh rapat pleno Majelis Wali Amanat (MWA) secara mufakat pada Jumat (11/1/2019) di Surabaya.

Mohammad Nuh Ketua MWA ITS mengatakan, proses pemilihan berjalan sangat lancar dan tanpa komplain apapun sehingga memungkinkan dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah mufakat.

"Gak ada protes, gak ada yang komplain. Semua jelas, sehingga semuanya bisa nyaman," kata Nuh pada konferensi pers pemilihan rektor ITS periode 2019-2014 di gedung Rektorat ITS, Surabaya pada Jumat (11/1/2019).


Rapat pleno MWA secara mufakat untuk menentukan Rektor ITS selanjutnya, pada Jumat (11/1/2019) di Surabaya. Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Nuh mengatakan, Prof. Ashari terpilih menjadi rektor ITS setelah melalui beberapa tahapan. Tahapan pertama adalah masa penjaringan Bakal Calon Rektor yang dilaksanakan pada 1-10 Oktober 2018 yang berhasil menjaring 15 pendaftar. 15 pendaftar ini kemudian disaring melalui sistem E-Vote oleh warga ITS yang terdiri dari Dosen, Tendik, dan Mahasiswa pada 21-22 Nopember 2018. Penyaringan ini menghasilkan 5 bakal calon rektor.

"Diambil 5 orang. Diserahkan ke Senat Akademik (SA)," kata Nuh.

Pada Sidang Tertutup yang diselenggarakn Senat Akademik pada Tanggal 12 Desember 2018 lalu, terpikih 3 calon rektor yang masing-masing berdasarkan urutan adalah Prof. Mochamad Ashari, Prof. Adi Soeprijanto, dan Bambang Pramujadi, PhD.

"Dari sistem tadi itu, Pak Ashari dapat 177 bobot suara, Pak Adi dapat 108 bobot suara, dan Pak Bambang dapar 101 bobot suara. Ada linearitas antara public vote dan yang ada di senat (3 suara teratas di public vote sama dengan urutan suara di SA, red)," ujar ketua MWA.

Lalu, pada Jumat (11/1/2019), pemilihan Rektor mencapai rangkaian puncak dalam Rapat Pleno MWA yang pada akhirnya memilih Prof. Ashari sebagai Rektor terpilih ITS untuk periode 2019-2024. Nuh mengatakan, musyawarah ini bagian dari penghormatan atas keinginan publik yang juga sama dengan Senat Akademik.

"InsyaAllah (Prof. Ashari, red) dilantik 13 April 2019. Yang melantik MWA," kata Nuh.

Pada kesempatan sama, Prof. Ashari mengucapkan terima kasih kepada MWA, Senat Akademik, Seluruh warga ITS, dan seluruh alumni atas kepercayaan yang diberikan padanya untuk menjadi Rektor ITS. Ia berjanji akan melaksanakan semua Rencana Induk Pengembangan (Renip) yang sudah disusun oleh MWA selama dirinya nanti menjabat sebagai Rektor ITS. (bas/dim/ipg)

B E R I T A    T E R K A I T
  • Ingin Mahasiswa Tak Lagi Hanya Siap Jadi Pekerja, Ini Langkah Rektor Terpilih ITS
  • top