suarasurabaya.net

Empat Rumah di Kutorejo Hanyut Tak Tersisa Akibat Banjir
Laporan Agustina Suminar | Sabtu, 19 Januari 2019 | 10:21 WIB

Kondisi mobil milik warga yang tinggal di pinggir sungai, yang hanyut terbawa banjir bandang di Dusun Jatisari, Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jumat malam (18/1/2019). Foto: Fuad Maja FM via Redaksi
suarasurabaya.net| Sebanyak empat rumah warga serta yang berada di bibir sungai di Dusun Jatisari, Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, ikut terseret banjir bandang yang melanda Kabupaten Mojokerto, Jumat malam (18/1/2019).

Menurut Didik Soedarsono Kasi Pelayanan dan Penanggulangan Bencana (PMI) Kabupaten Mojokerto yang dilaporkan Fuad Radio Maja FM, terdapat 9 rumah yang terdampak banjir yang 4 diantaranya hanyut tak tersisa.

"Dari sembilan rumah yang terdampak, empat rumah hanyut beserta bangunannya oleh derasnya air sungai Jatisari pada kemarin malam," ungkapnya.


Kondisi rumah di dusun Jatisari yang hancur diterjang banjir

Didik mengatakan, banjir bandang yang menerjang wilayah Jatisari, Kecamatan Kutorejo ini, diduga karena rating kayu yang menutupi jembatan. Sehingga air terhambat dan merembet ke pemukiman warga di dusun tersebut.

Sementara itu, Masbuchin (48) salah satu pemilik rumah mengatakan, tidak hanya menghabiskan empat rumah milik warga, banjir juga ikut menghanyutkan mobil dan motor.

"Kejadiannya itu sekitar pukul enam sore, air sungai Jatisari terus mengalami peningkatan, hingga akhirnya meluap dan menerjang rumah saya dan tiga rumah warga lain, yang memang dekat jaraknya dengan aliran sungai," ujar Masbuchin.

Selain rumah dan isinya, lanjut Masbuchin, mobil Chevrolet warna putih miliknya hanyut dan ditemukan di bantaran sungai dalam kondisi hancur.

Tidak hanya itu, tiga motor ikut hanyut terbawa banjir dan baru satu motor yang ditemukan.

Hingga saat ini, ratusan warga dibantu anggota TNI/Polri beserta relawan Mojokerto masih melakukan evakuasi dengan membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak banjir. Mulai dari tembok retak, hingga teras rumah yang hancur.(tin/ipg)
top