suarasurabaya.net

Ternak Warga Mati Akibat Tertimpa Longsoran di Trawas
Laporan Agustina Suminar | Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:03 WIB

Kondisi jalan di Dusun Balekambang Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto pasca banjir dan longsor, Sabtu (19/1/2019). Foto: Fuad Maja FM via Redaksi
suarasurabaya.net| Bencana banjir bandang di Kabupaten Mojokerto juga menerjang Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Akibatnya, tebing setinggi 100 meter di Dusun Balekambang longsor menimpa dua kandang ternak milik warga.

Berdasarkan informasi dari Fuad Radio Maja FM kepada suarasurabaya.net, Sabtu (19/1/2019), tebing yang longsor berupa lumpur, batu-batu besar dan kayu. Longsoran tersebut menimpa dua kandang ternak karena tertimpa pohon dan hanyut. Bahkan, lima ekor kambing mati dan enam lainnya hilang.

Selain itu, banjir juga memutus akses jalan penghubung Dusun Balekambang ke Dusun Biting di Kecamatan Trawas

Sulaiman (34), salah seorang warga menuturkan, longsor yang terjadi di Desa Seloliman pada Jumat (19/1/2019) malam kemarin, dikarenakan hujan turun dengan intensitas tinggi.

"Hujan turun sekitar pukul 15.00 WIB. Di wilayah ini, hujan turun cukup lama sekitar lima jam cukup deras disertai dengan angin kencang," ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Zaini Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mengatakan, untuk penanggulangan di Desa Seloliman, sejak pagi pihaknya telah menerjunkan alat berat untuk membuka akses jalan.

"Saat ini, ekskavator sudah berada di lokasi untuk membuka akses jalan dan petugas BPBD bersama TNI/Polri beserta relawan Mojokerto juga warga membantu membersihkan material longsor," tegasnya.(tin/ipg)

B E R I T A    T E R K A I T
  • Pemkab Mojokerto Mulai Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang
  • Banjir Bandang Terjang Empat Wilayah di Mojokerto
  • Cerita Warga Selamatkan Diri dari Longsor di Mojokerto
  • Lereng Gunung Penanggungan Mojokerto Longsor
  • top