suarasurabaya.net

Tim Khofifah-Emil Sambut Ramadhan Dengan Politik Santun
Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 16 Mei 2018 | 18:47 WIB

Gus Hans dalam konferensi pers di Rumah Aspirasi Jl Diponegoro Surabaya, Rabu (16/5/2018). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Zahrul Azhar Asad atau Gus Hans Juru Bicara Tim Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim mengatakan, Khofifah-Emil dan Relawan ingin menghadirkan suasana politik santun di bulan Ramadhan 11439 Hijriah.

Menurut Gus Hans, selama bulan ramadhan timnya tidak akan mengedepankan kampanye verbal yang dapat mengganggu suasana bulan suci ramadhan. Kampanye yang sifatnya hard campaign akan dihindari.

"Kami sangat menghargai bulan ramadhan ini. Kami akan melakukan aktifitas seperti biasa, tapi tidak menggelar kampanye verbal atau hard campaign. Kami tetap mensosialisasikan apa saja yang baik," ujar Gus Hans dalam konferensi pers di Rumah Aspirasi Jl Diponegoro Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Gus Hans mengatakan, di bulan ramadhan Khofifah-Emil akan memberikan informasi kepada masyarakat tentang politik yang bersih dan santun. Selain itu, navigasi program Nawa Bhakti Saya akan tetap dilakukan untuk mencari formulasi yang tepat bagi kebutuhan masyarakat.

"Kami akan menginformasikan ke masyarakat politik yang bersih di bulan ramadhan. Program Nawa Bhakti Saya terus dilakukan menavigasi, apakah sudah pas dengan kebutuhan masyarakat akan kami cari urgensinya," katanya.

Gus Hans menegaskan, sikap politik Khofifah-Emil di bulan ramadhan adalah ingin melakukan kegiatan simpatik, bakti sosial menguatkan atmosfer ramadhan di berbagai tempat seperti mendatangi forum-forum pengajian, tadarus sehabis tarawih yang menyejukkan.

"Kami ada program Wis wayahe buka bersama, Wis wayahe saur bersama dan Wis wayahe berbagi. Relawan siap kampanye bersih, mulai bersih mushola, masjid dan menyambut ramadhan dengan berbagi," katanya.

Tim Khofifah-Emil juga akan menggelar membagi Takjil Berkah (Takjil Bersama Khofifah) di sejumlah titik di Surabaya Sumenep dan Bojonegoro. (bid/dwi/rst)
top