suarasurabaya.net

BPN Prabowo-Sandi Klaim Hampir Samai Elektabilitas Jokowi-Amin
Laporan Agustina Suminar | Selasa, 04 Desember 2018 | 22:16 WIB

Dokumentasi Prabowo Subianto calon presiden, disambut massa peserta aksi Reuni Akbar 212, di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018). Foto: Antara
suarasurabaya.net| Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno calon presiden-wakil presiden mengklaim elektabilitas mereka itu hampir menyamai Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pasangan calon presiden-wakil presiden.

"Saat ini jarak (elektabilitas, red) Capres Prabowo-Sandi hanya terpaut enam persen lebih kecil. Saya berharap pergantian tahun nanti sudah bisa menyamakan," kata Djoko Santoso selaku Ketua Badan Pemenangan Nasional calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Semarang, Jateng, Selasa (4/12/2018)

Ia optimistis elektabilitas Prabowo-Sandiaga bisa mengimbangi Jokowi-Amin jika melihat dari luas wilayah Indonesia.

Bahkan, lanjut dia, pada beberapa wilayah, di antaranya Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara, Prabowo-Sandiaga diprediksi bisa mengungguli Jokowi-Amin.

Kendati demikian, dilansir Antara, Santoso mengakui diperlukan kerja keras dari tim koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga jika ingin unggul pada 2019 di daerah Papua, NTT, Bali, dan Jawa Timur, sedangkan yang paling berat di Jawa Tengah. Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, bisa dibilang 'lumbung suara' utama nasional.

Menurut dia, yang harus dilakukan secara garis besar adalah mempertahankan basis suara Prabowo Subianto yang telah diperoleh pada Pemilu 2014.

Ia menyebutkan, dukungan terbesar untuk pasangan Prabowo-Sandiaga berasal dari kalangan masyarakat ekonomi dan pendidikan menengah ke atas. Sedangkan masyarakat menengah ke bawah, belum bisa ditembus tim pemenangan dengan berbagai pertimbangan.

"Kami menargetkan bisa mengambil suara separuh di antaranya sehingga keberadaan sukarelawan yang totalnya sampai saat ini berjumlah 2 juta sangat diperlukan dan harus dirangkul oleh parpol koalisi, jangan sampai jalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi," ujarnya.(ant/tin/ipg)
top