Selasa, 30/11/1999 SURABAYA: °C ()
Kurs USD 21/02/2020 15:10:01 - Jual: Rp 13.845,89 | Beli: Rp 13.708,12
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota
Login | Daftar | Lupa Password
SS Today: Sebulan Banjir di Tanggulangin

13 Februari 2020, 10:36:21| Laporan Zumrotul Abidin

Banjir Sebulan di Tanggulangin, 278 Warga Sakit Gatal dan Febris

suarasurabaya.net| Banjir melanda Desa Kedungbanteng dan Desa Banjarasri Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo sudah sebulan.

Pantauan suarasurabaya.net, Kamis (13/2/2020) genangan air yang masih tinggi berada di permukiman warga dan dua sekolah, SDN Banjarasri 124 dan SMPN 2 Tanggulangin.

Akibat dampak banjir sebulan ini, banyak warga mulai terserang penyakit. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menanganinya dengan membuka posko kesehatan di Balai Desa Kedungbanteng.

Dr Syaf Satriawarman Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mengatakan, telah membuat posko kesehatan di Balai Desa Kedungbanteng. Jumlah warga yang telah rawat jalan akibat banjir ini berjumlah 278 orang.

Dari data itu, kata Syaf, kasus terbanyak sakit gatal-gatal, sakit kepala, dan Febris (demam).

"Kebanyakan yang gatal-gatal itu anak-anak dan ibu-ibu. Persediaan obat-obatan cukup," ujarnya ditemui suarasurabaya.net, di kantornya.

Syaf juga mengakui obat berjenis oles atau saleb untuk gatal-gatal tidak cukup efektif untuk warga karena kondisi banjir belum surut. Bahkan, warga sekarang mengajukan permintaan bantuan sepatu boots.

"Diberikan saleb tidak efektif karena bolak balik kakinya basah. Maka nanti kalau surut bisa dilanjut ke Puskesmas. Permintaan masyarakat ada bantuan sepatu boots, masih kami diskusikan," katanya.

Selain posko kesehatan, kata Syaf, juga disiapkan mobil ambulance untuk kedaruratan apabila sewaktu-waktu ada warga yang butuh dirujuk ke Rumah Sakit (RS).

"Disediakan juga mobil ambulance yang siaga sewaktu-waktu menangani kedaruratan yang perlu dirujuk ke RS," katanya.

Dia juga memastikan, sejauh ini belum ada pasien korban banjir yang mengalami sakit parah. Sebagian besar yang periksa masih kategori ringan.

"Belum ada yang dirujuk. Kategori ringan, rawat jalan saja," katanya. (bid/tin/ipg)

Berita terkait :
1. Banjir Sebulan di Tanggulangin, Dinas Kesehatan Sidoarjo Belum Minta Bantuan Provinsi
2. Solusi Pemkab Sidoarjo Atasi Banjir di Dua Desa Tanggulangin
3. BPBD Sidoarjo Kerahkan Mobil PMK Sedot Banjir di SMPN 2 Tanggulangin
4. Banjir Sebulan di Tanggulangin, Warga ingin Penanganan Mendesak
5. Sudah Sebulan 7 Ruang Kelas SMPN 2 Tanggulangin Masih Terendam
6. Banjir Belum Surut, BPBD Dirikan Dapur Umum di Dua Desa Tanggulangin

berita-beritalain

arsip

Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota