Selasa, 12/11/2019 SURABAYA: 26-35 °C (Cerah, Berawan)
Kurs USD 11/11/2019 18:45:57 - Jual: Rp 14.110,20 | Beli: Rp 13.969,80
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota
Login | Daftar | Lupa Password
Jaring Radio:

03 Desember 2016, 09:11:21| Laporan Tito Adam Primadani

Sungai Meluap, Puluhan Rumah di Lumajang Tergenang Banjir

suarasurabaya.net| Hujan deras yang mengguyur wilayah Lumajang pada Jumat (2/12/2016), menyebabkan banjir yang menggenangi puluhan rumah di dua Kecamatan di Lumajang. Hujan yang turun sejak Jumat siang, menyebabkan sungai di wilayah itu meluap karena tidak mampu menampung air yang debitnya sudah tinggi.

Agus Budiono Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengatakan, banjir yang terjadi itu merupakan luapan dua sungai berbeda yang membelah dua wilayah kecamatan lokasi terdampak.

Menurut Agus, dua sungai itu adalah Sungai Kaliasem yang membelah wilayah Kota Lumajang dan Sungai Curah Menjangan di Kecamatan Sukodono.

"Luapan air Sungai Kaliasem mengakibatkan banjir yang menggenangi rumah warga di beberapa RT wilayah Kelurahan Rogotrunan dan Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Kota Lumajang," kata Agus kepada Sentral FM, Sabtu (3/12/2016).

Berdasarkan pantauan, banjir yang menggenangi di wilayah Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Kota Lumajang, ketinggian air mencapai 1 meter. Selain itu, banjir tersebut sudah menggenangi rumah warga sejak pukul 18.00 WIB hingga malam hari. Wilayah ini merupakan wilayah terdampak Sungai Kaliasem yang meluap.

"Pagi ini genangan air sudah mulai surut. Warga juga sedang melakukan kegiatan bersih-bersih di rumah masing-masing karena lumpur masuk ke dalam rumah," katanya.

Sementara itu, wilayah lainnya yang terdampak oleh luapan Sungai Kaliasem, yaitu 43 rumah di wilayah Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Kota Lumajang juga tergenang banjir.

Sedangkan untuk banjir akibat meluapnya sungai Curah Menjangan di Dusun Biting, Kecamatan Sukodono, menyebabkan Ponpes Manarul Quran dilaporkan juga tergenang banjir. "Asrama santri, ruang belajar-mengajar dan tempat ibadah Ponpes juga kemasukan air," ujarnya.

Menurut Agus, banjir yang melanda beberapa wilayah ini berlanjut hingga malam hari dan baru menyusut pada dini hari tadi. "Berdasarkan pantauyan kami pada pagi hari ini, air mulai surut. Kami telah mengirimkan personil Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana ke lokasi banjir untuk melakukan penanganan sekaligus assesment"

"Untuk mencegah potensi banjir susulan di beberapa wilayah tersebut, kami akan berkoordinasi dengan Camat, Lurah, RT/RW, Babinsa dan Babinkamtibmas di dua Kecamatan tersebut. Ini karena berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, yang memperkirakan hujan masih akan berlanjut," kata Agus. (her/tit/ipg)

berita-beritalain
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota