Selasa, 30/11/1999 SURABAYA: °C ()
Kurs USD 21/02/2020 15:10:01 - Jual: Rp 13.845,89 | Beli: Rp 13.708,12
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota
Login | Daftar | Lupa Password
Kelana Kota:

20 Februari 2020, 22:15:00| Laporan J. Totok Sumarno

Menkes Pantau Kesiapan Rencana Evakuasi 74 WNI di Yokohama Jepang

suarasurabaya.net| Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan (Menkes), Kamis (20/2/2020) memantau kesiapan rencana evakuasi 74 warga negara Indonesia yang saat ini berada di kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang.

Kabar terakhir empat dari 74 warga negara Indonesia (WNI) yang ada pada kapal pesiar Diamond Princess tersebut telah dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona. Mereka yang hari ini masih dalam masa karantina bakal dipulangkan ke Indonesia.

Pemulangan atau evakuasi warga negara Indonesia di Yokohama tersebut satu diantara opsi yang dipilih adalah menggunakan kapal rumah sakit terbesar yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut (AL), yaitu KRI dr. Soeharso.

Saat hadir di Markas Komando Armada II TNI AL di Surabaya, Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan terlebih dahulu hadir disusul kemudian Marsekal Hadi Tjahjanto Panglima TNI bersama Laksamana TNI Siwi Sukma Adji KASAL, kemudian mendapatkan paparan dari Laksamana Pertama TNI dr Ahmad Samsulhadi Kepala Dinkes AL.

"Kami sudah siapkan evakuasi khusus dengan menggunakan KRI dr. Soeharso ini," terang Laksamana Pertama TNI dr Ahmad Samsulhadi Kepala Dinkes AL, jika opsi evakuasi menggunakan jalur laut dilakukan.

Pemerintah Republik Indonesia saat ini memang terus menerus mengupayakan rencana evakuasi secepatnya bagi ke 74 warga negara Indonesia, yang memang posisinya sedang berlabuh di kawasan Yokohama, Jepang.

Laksamana Pertama TNI dr Ahmad Samsulhadi Kepala Dinkes AL (Kadinkesal) menambahkan bahwa secara prosedural rencana evakuasi yang akan dilakukan nantinya sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan oleh WHO.

Tidak hanya itu, tambah Samsul juga akan dipersiapkan tim dokter, diantaranya ahli inveksi, anastesi, dan dokter spesialis penyakit dalam. Termasuk juga kesiapan tim dokter dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya.

Sementara itu, kedatangan Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan (Menkes) kali ini diakui memang hanya melakukan pengecekan kesiapan dari kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso di Mako Armada II di Surabaya.

"Ini kami menyiapkan segala sesuatunya, perlengkapan, peralatan, prasarana seutuhnya kita siapkan. Tinggal nanti menunggu perintah. Tetapi yang terpenting persiapan sudah dilakukan semuanya. Sarana dan prasarananya seperti yang disampaikan Panglima TNI, sudah siap," tegas Terawan Agus Putranto pada awak media, Kamis (20/2/2020) malam.(tok/iss)

berita-beritalain
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota