Selasa, 30/11/1999 SURABAYA: °C ()
Kurs USD 21/02/2020 15:10:01 - Jual: Rp 13.845,89 | Beli: Rp 13.708,12
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota
Login | Daftar | Lupa Password
Kelana Kota:

21 Februari 2020, 11:23:55| Laporan Muchlis Fadjarudin

3,6 Juta Orang Terjerat Narkoba, Bamsoet Berharap Pada Ormas

suarasurabaya.net| Berdasarkan laporan Badan Narkotika Nasional (BNN) di tahun 2019, setidaknya ada 3,6 juta di tahun 2019 orang yang menggunakan narkoba. Tidak hanya di Indonesia, dunia juga mengalami persoalan yang sama.

"Laporan United Nation Office ond Drugs and Crime (UNODC) dalam World Drug Report 2019 memperkirakan pada tahun 2017 terdapat 271 juta orang di dunia, dimana 5,5 persen dari populasi global berusia 15-64 tahun, telah menggunakan narkoba. Sementara 35 juta orang diperkirakan hingga kini masih menderita gangguan penggunaan narkoba," jelas Bamsoet saat menjadi pembicara kunci sekaligus membuka acara diskusi 'Memaksimalkan Peran Ormas dan Standarisasi Nasional Rehabilitasi Dalam Rangka Merehabilitasi Ketergantungan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif', di Gedung Juang Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Untuk itu, ia menaruh harapan besar kepada Ormas agar terus menerus mengingatkan generasi bangsa betapa bahayanya menggunakan narkoba. Keberadaan organisasi kemasyarakatan (Ormas), khususnya yang bergerak di bidang kepemudaan, diharapkan mampu menjadi benteng penangkal maraknya penyalahgunaan narkoba.

Ia juga mengatakan, bahkan ormas dapat dimaksimalkan menjadi tempat rehabilitasi bagi mereka yang sudah terlanjur terjerembab dalam penyalahgunaan narkoba.

Menurut dia, Indonesia mempunyai modal besar menjadi bangsa yang digdaya. Luas wilayah, besarnya jumlah penduduk, serta limpahan kekayaan alam menjadi penunjangnya. Jika ada pihak yang ingin merusaknya, satu diantara caranya adalah dengan menghancurkan generasi muda.

"Jika generasi muda sebuah bangsa sudah rusak, masa depan bangsanya tidak lagi ada harapan. Kesadaran generasi muda menjaga bangsa ini harus ditunjukan, salah satunya dengan peranh total melawan narkoba," pungkas Bamsoet.(faz/tin/rst)

berita-beritalain
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota