Selasa, 12/11/2019 SURABAYA: 26-35 °C (Cerah, Berawan)
Kurs USD 11/11/2019 18:45:57 - Jual: Rp 14.110,20 | Beli: Rp 13.969,80
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota
Login | Daftar | Lupa Password
Kelana Kota:

09 November 2019, 16:31:27| Laporan Agung Hari Baskoro

Veteran Senang Bisa Berbagi Wejangan dengan Siswa SMA

suarasurabaya.net| Veteran atau pejuang kemerdekaan republik Indonesia mengaku senang bisa berbagi wejangan kepada anak-anak generasi penerus bangsa. Ini diungkapkan Kompol (Purn.) Minto Wahono, veteran perang ranting Sukolilo, Surabaya. Ia dan kedua kawannya mendapat kesempatan berbagi pengalaman dan nasehat pada puluhan siswa di SMA 17 Agustus (SMATAG) Surabaya pada Sabtu (9/11/2019) siang.

"Kami tadi mewakili veteran. Kami bertiga dari veteran TNI AD, TNI AU, dan Brimob Polri. Pada kesempatan ini kami bahagia sekali. Karena SMATAG Surabaya memberi kesempatan pada kami untuk memberikan wejangan sekaligus semangat pada anak-anak kita siswa SMATAG Surabaya," ujar Minto mewakili para veteran.

Ia mengatakan, berbagi semangat patriotisme sudah menjadi tanggungjawab dan tugas para veteran. Ia berharap, para generasi muda bisa terus merajut rasa kepedulian dan menjaga NKRI serta mampu menjaga rajutan dan kesatuan persatuan bangsa.

"Tak kalah penting, kami bertiga memberikan pesan moral pada anak-anak siswa khususnya, memang saat ini tugasnya tidak memanggul senjata. Tapi dengan mengharumkan nama bangsa, degan cara apa, melaksanakan pendidikan sesuai yang dijadwalkan. Membawa nama baik orang gua, keluarga, sekolah, bangsa dan negara dimanapun berada. Kita harapkan anak-anak ini mampu menjadi anak tauladan," katanya.

Prehantoro Kepala SMATAG Surabaya mengatakan, acara ini menjadi wujud konsistensi mereka dalam menghayati nilai-nilai luhur pancasila dan jiwa patriotisme pada anak didik.

"Dari sinilah bisa mengimplementasikan kejadian sebenarnya dengan kita hadirkan veteran. Yang pada saat itu, menjadi pelaku sejarah. Ini kondisi berbeda, tapi semangat jiwa patriotisme harus tetap tertanam. Ini harus diperjuangkan untuk merajut kesatuan dan persatuan bangsa," jelasnya.

"Harapan kami, setiap hari mampu melaksanakan nilai patriotisme dan nilai luhir bangsa untuk dalam kegiatan sehari-hari. Termasuk belajarnya, hormati orang tua, beribadah baik, sehingga bisa mencapai kesuksesan," pungkasnya. (bas/iss)

berita-beritalain
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota