Selasa, 30/11/1999 SURABAYA: °C ()
Kurs USD 21/02/2020 15:10:01 - Jual: Rp 13.845,89 | Beli: Rp 13.708,12
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota
Login | Daftar | Lupa Password
Kelana Kota:

08 Juli 2015, 11:12:28| Laporan Ika Suryani Syarief

Waspada! Ini Pembalut dan Pantyliner di Indonesia Mengandung Klorin Tinggi

suarasurabaya.net| Tulus Abadi, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berharap hasil penelitian kandungan klorin pada pembalut dan pantyliner yang dijual bebas di pasaran, dapat menjadi pertimbangan Badan Standarisasi Nasional untuk menambahkan ambang batas klorin pada Standar Nasional indonesia (SNI).

"Merujuk peraturan FDA, badan pengawas makanan dan obat Amerika Serikat, ambang batas klorin pada pembalut dan pantyliner hanya 0,1 ppm. Bandingkan dengan klorin pada produk di Indonesia yang mencapai 54.73 ppm," kata Tulus kepada suarasurabaya.net, Rabu (8/7/2015) pagi.

Pada Selasa (7/7/2015), YLKI Pusat mengumumkan kandungan klorin pada 9 merek pembalut dan 7 pantyliner yang beredar di pasaran.

Berdasarkan uji laboratorium dengan metode spektrofotometri yang dilakukan di laboratorium TUV NORD Indonesia, pembalut dengan merek Charm memiliki kandungan klorin tertinggi yaitu 54,73 part per million (ppm), sedangkan pantyliner dengan merk V Class dengan 14.68 ppm.

Menurut penelitian di Universitas Sumatera Utara yang dicantumkan YLKI dalam hasil penelitian, pembalut wanita yang mengandung klorin berisiko tinggi terhadap reproduksi kesehatan wanita, termasuk risiko adanya keputihan, gatal-gatal, iritasi dan menyebabkan kanker.

Selain mengandung klorin yang tinggi, produk wanita tersebut juga ada yang tidak mencantumkan produsen, komposisi dan tanggal kedaluwarsa.

Berikut rincian kandungan klor dalam sampel yang dibeli dari ritel modern, agen, dan toko dalam rentang waktu Januari hingga Maret 2015.

Pembalut
1. Charm, diproduksi oleh PT Uni Charm Indonesia, mengandung kadar klorin 54.73 ppm
2. Nina Anion, didistribusikan oleh PT Panca Talentamas, mengandung kadar klorin 39.2 ppm
3. My Lady, didistribusikan PT Sehat Anugerah Perkasa, mengandung kadar klorin 23.44 ppm
4. VClass Ultra, diimpor oleh PT Softex Indonesia, mengandung kadar klorin 17.74 ppm
5. Kotex, diproduksi oleh PT Kimberly-Clark Indonesia, mengandung kadar klorin 8.23 ppm
6. Hers Protex, diproduksi oleh PT. Multi Duta Sari, mengandung kadar klorin 7.93 ppm
7. Laurier, diproduksi oleh PT. KAO Indonesia, mengandung kadar klorin 7.77 ppm
8. Softex, diproduksi oleh PT Softex Indonesia, mengandung kadar klorin 7.3 ppm
9. Softness Standard Jumbo Pack, mengandung kadar klorin 6.05 ppm.

Pantyliner
1. V Class, diproduksi oleh PT Softex Indonesia, mengandung kadar klorin 14.68 ppm
2. Pure Style, diproduksi oleh PT Uni Charm Indonesia, mengandung kadar klorin 10.22 ppm
3. My Lady, didistribusikan PT Sehat Anugerah Perkasa, mengandung kadar klorin 9.76
4. Kotex Fresh Liners, diproduksi oleh PT Kimberly-Clark Indonesia, mengandung kadar klorin 9.66 ppm
5. Softness Panty Shileds, diproduksi oleh PT Softness Indonesia Indah, mengandung kadar klorin 9.00 ppm
6. Carefree Superdry, diimpor Johnson & Johnson Indonesia, mengandung kadar klorin 7.58 ppm
7. Laurier Active Fit, diproduksi PT KAO Indonesia, mengandung kadar klorin 5.87 ppm.(iss/ipg)

Berita terkait :
1.
2.

berita-beritalain
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota