Selasa, 30/11/1999 SURABAYA: °C ()
Kurs USD 21/02/2020 15:10:01 - Jual: Rp 13.845,89 | Beli: Rp 13.708,12
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota
Login | Daftar | Lupa Password
Kelana Kota:

17 Februari 2020, 14:15:44| Laporan Farid Kusuma

Pemerintah Indonesia Terus Meningkatkan Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19

suarasurabaya.net| Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan (Menkes) menegaskan, Pemerintah terus meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), di wilayah Indonesia.

Langkah antisipasi sesuai Protokol Kesehatan organisasi kesehatan dunia (WHO) dilakukan, walau pun sampai sekarang belum ada laporan kasus positif Virus Corona di Indonesia.

Sebanyak 135 pintu masuk dari luar negeri, kata Menkes, terus dijaga ketat oleh petugas Dinas Kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi, dan Direktorat Jenderal Bea Cukai.

Pernyataan itu disampaikan Terawan, siang hari ini, Senin (17/2/2020), dalam keterangan pers, di Pusat Informasi Terpadu Virus Covid-19, Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat.

"Pemerintah sekarang mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan termasuk observasi WNI dari Wuhan di Natuna, dan langkah yang harus dilakukan ke depan supaya tidak kehilangan kewaspadaan. Pemerintah tetap melakukan penjagaan ketat di pintu-pintu masuk orang 135 pintu, bekerja sama dengan Imigrasi dan Bea Cukai. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) menjadi palang pintu terdepan untuk memeriksa langsung orang-orang yang datang dari luar negeri," ujarnya.

Menurut Menkes, semua langkah antisipasi, termasuk laboratorium pengecekan Virus Corona di Indonesia, sudah dilakukan dengan pengawasan WHO.

Di samping itu, Terawan juga mengajak seluruh elemen bangsa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, supaya Indonesia tetap terhindar dari bahaya Virus Corona.

"Mari kita berdoa kepada Tuhan YME semoga tidak ada Virus Corona yang masuk ke wilayah NKRI," tegasnya.

Di tempat yang sama, Muhadjir Effendy Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) mengatakan, pemerintah selalu memantau kalau ada laporan orang yang diduga terinfeksi Virus Corona.

Berdasarkan laporan Dirjen Kemenkes, sampai hari ini sudah ada 104 spesimen atau sampel pasien yang diduga terinfeksi Virus Corona, dari seluruh wilayah Indonesia.

Hasil pemeriksaan terhadap sampel-sampel itu di laboratorium Kemenkes, kata Muhadjir, 102 sampel negatif, sementara dua sampel masih dalam proses pemeriksaan.

Lebih lanjut, Menko PMK berharap tidak ada yang terjangkit Virus Corona di Indonesia.

Langkah antisipasi seperti mempeketat pintu-pintu masuk, dan menelusuri riwayat perjalanan orang yang akan masuk ke Indonesia, menjadi perhatian serius.(rid/iss)

berita-beritalain
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota