Selasa, 12/11/2019 SURABAYA: 26-35 °C (Cerah, Berawan)
Kurs USD 11/11/2019 18:45:57 - Jual: Rp 14.110,20 | Beli: Rp 13.969,80
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota
Login | Daftar | Lupa Password
Politik:

08 November 2019, 09:41:28| Laporan Agustina Suminar

Sandiaga Uno Tak Mau Lagi Jadi Cawagub Jakarta

suarasurabaya.net| M Taufik Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta mengatakan Sandiaga Uno yang merupakan kader Gerindra sekaligus pasangan Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta hingga akhirnya mundur untuk ikut bursa Pemilihan Presiden 2019 mendampingi Prabowo Subianto, tidak mau lagi untuk diusulkan jadi Cawagub DKI.

"Sandi (Sandiaga Uno) gak mau," kata Taufik saat dihubungi di Jakarta, Kamis malam (7/11/2019).

Taufik mengaku pihaknya pernah menawari Sandiaga untuk disusulkan kembali. Namun yang bersangkutan tidak mau menduduki lagi jabatan tersebut.

"Udeh ngomong, gak mau dia," ucap Taufik dilansir Antara.

Diketahui, ada empat nama cawagub DKI dalam surat usulan perubahan nama cawagub tertanggal 17 Oktober 2019 yang dikirimkan oleh DPD Gerindra DKI Jakarta pada DPP PKS tersebut.

Empat nama itu adalah Arnes Lukman Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Ferry J Yuliantoro Waketum DPP Gerindra, Ariza Patria Wasekjen DPP Gerindra dan Saefullah Sekda DKI Jakarta.

Hingga saat ini, kata Taufik, belum ada respon apapun dari PKS terkait dengan surat bernomor JA/X-0646/B/DPD-Gerindra/2019, yang ditandatangani olehnya dengan Husni Thamrin Sekretaris DPD Gerindra, serta oleh Prabowo Subianto Ketua Umum Gerindra dan Ahmad Muzani Sekjen Gerindra.

"Belum ada kesepakatan, ini kan usulan kami ke dia (PKS), boleh dong kami usul. Karena kami kan lihat macet. Kami usulkan, ini bagaimana kalau opsi lain diambil, kami dorong aja deh gitu," ucap Taufik.

Dengan adanya surat ini, artinya Gerindra mengusulkan perubahan calon wagub yang sudah disepakati oleh kedua partai yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin Jakarta di sisa masa jabatannya hingga 2022.

Atas surat tersebut, Abdurrahman Suhaimi Ketua Dewan Syuro DPW PKS mengaku pihaknya belum menerima surat yang berisi usulan perubahan nama cawagub tersebut.

"Tanya ke Gerindra, bukan ke PKS. Belum tahu saya tuh. Lagipula jika surat ke DPP tanya ke pak Sohibul Iman kan DPP. Kalau saya jawab nanti salah lagi," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut.(ant/tin/dwi)

berita-beritalain

- arsip berita -

Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota