Selasa, 12/11/2019 SURABAYA: 26-35 °C (Cerah, Berawan)
Kurs USD 11/11/2019 18:45:57 - Jual: Rp 14.110,20 | Beli: Rp 13.969,80
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota
Login | Daftar | Lupa Password
Politik:

09 November 2019, 19:38:25| Laporan Zumrotul Abidin

DPW NasDem Usulkan Surya Paloh Maju Capres 2024

suarasurabaya.net| Johnny G Plate Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem mengatakan, dalam sesi pandangan umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem, sebanyak tujuh DPW mengusulkan Surya Paloh menjadi calon presiden di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

"DPW mengusulkan kembali Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai NasDem 2019-2022 dan ada tujuh diantaranya juga mengusulkan (Surya Paloh) sebagai capres di 2024," kata Johnny G Plate di area Kongres Ke-2 Partai NasDem di JI Expo, Jakarta, Sabtu (9/11/2019).

Dia mengatakan ketujuh DPW yang mengusulkan antara lain NTT, NTB, Jambi, dan Gorontalo.

Dia mengatakan karena agenda pembahasan capres tidak ditetapkan dalam empat rapat pleno maka usulan tersebut hanya ditampung.

Selanjutnya menurut dia, pembicaraan terkait capres 2024 akan berkembang di rapat komisi dan rapat pleno selanjutnya pada Minggu (10/11).

"Namun agenda itu tidak menjadi agenda di empat rapat pleno hari ini maka hanya ditampung dan besok akan dibicarakan kembali," ujarnya dilansir Antara.

Johnny mengatakan, para pengusul belum bertanya kepada Surya Paloh apakah bersedia menjadi capres di Pilpres 2024.

Namun menurut dia, mekanisme pencalonan presiden itu ada beberapa modelnya termasuk misalnya salah satunya melalui proses demokratisasi bottom up.

"Sehingga bisa saja memilih model konvensi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, dunia perguruan tinggi, tokoh tokoh agama, tokoh masyarakat, pegiat sosial lembaga swadaya, rekan-rekan partai politik, organisasi massa untuk berpartisipasi dalam konvensi," katanya.

Konvensi menurut dia, salah satu opsi namun mekanisme akhir dalam rangka pencalonan presiden 2024, partainya menunggu perubahan perkembangan dan dinamisnya politik Indonesia setelah 2019. (ant/bid)

berita-beritalain

- arsip berita -

Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota