Selasa, 30/11/1999 SURABAYA: °C ()
Kurs USD 21/02/2020 15:10:01 - Jual: Rp 13.845,89 | Beli: Rp 13.708,12
Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota
Login | Daftar | Lupa Password
Road To Istana:

13 Juli 2019, 15:30:43| Laporan Farid Kusuma

Prabowo Sepakat Jangan Ada Lagi Istilah Cebong dan Kampret yang Membelah Masyarakat

suarasurabaya.net| Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra mendukung seruan Joko Widodo Presiden supaya seluruh Rakyat Indonesia kembali bersatu sesudah melalui proses Pemilu.

Mantan Danjen Kopassus itu menyadari, ada banyak pendukungnya yang sudah berjuang keras untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Tapi, dia mengingatkan kepada para pendukungnya, untuk melakukan yang terbaik demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Prabowo setuju dengan imbauan Jokowi, jangan ada lagi istilah Cebong dan Kampret di masyarakat. Menurut Prabowo, istilah yang tepat adalah Merah Putih.

"Saya sangat setuju. Sudah, jangan ada lagi cebong-cebong dan kampret-kampret. Semuanya merah putih," ucap Prabowo, dalam pertemuan dengan Jokowi, siang hari ini, Sabtu (13/7/2019), di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Senayan, Jakarta Pusat.

Pada pertemuan bersejarah itu, Prabowo menegaskan pihaknya siap membantu pemerintah untuk kepentingan rakyat, kalau dibutuhkan.

Tapi, Prabowo juga mengatakan akan menyampaikan kritik kalau ada kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat. Karena, demokrasi menurut Prabowo butuh pengawasan dan penyeimbang dari luar kekuasaan.

Sebelumnya, Jokowi Presiden meminta kepada seluruh Rakyat Indonesia kembali bersatu sesudah proses Pemilu 2019 berlangsung.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap, tidak ada lagi penggunaan istilah 01 dan 02, atau istilah Cebong untuk pendukung Jokowi, dan Kampret untuk pendukung Prabowo.

Yang ada sekarang, kata Jokowi, adalah Garuda Pancasila sebagai simbol persatuan seluruh Rakyat Indonesia. (rid/iss)

berita-beritalain

- arsip berita -

Home | SS Today | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi | Potret Kelana Kota | Jaring Radio | Podcast | Suara Netter | Potret Netter | Kuliner | Resep | Wisata & Budaya | Agenda Kota