suarasurabaya.net

Jepang dan Korea Jadi Destinasi Wisata Teraman di Asia
Laporan Agustina Suminar | Sabtu, 24 Maret 2018 | 11:30 WIB

Ilustrasi. Foto: japanesestation.com
suarasurabaya.net| Jepang dan Korea menjadi negara tujuan destinasi wisata teraman saat ini seiring dengan banyaknya isu kriminalitas di banyak tempat wisata di berbagai negara.

Seperti yang disampaikan Peter, Pelaku Pariwisata sekaligus operator Smiling Tour Jakarta kepada Radio Suara Surabaya, Sabtu (24/3/3018), bahwa untuk wisata luar negeri dengan kategori negara paling aman adalah negara Jepang.

Menurutnya, ini dikarenakan Jepang menjadi salah satu negara dengan ketaatan hukum yang tinggi sehingga tingkat kriminalitasnya cenderung lebih rendah.

"Hukumnya sangat jelas dan orang (Jepang, red) di sana sangat ketat, dan memang orang-orang di sana terkenal sangat patuh dengan aturan, baik itu di jalan, antrean dan lain-lain. Sehingga mau tidak mau kita wisatawan harus mengikuti kondisi di sana," ujar Peter.

Setelah Jepang, Peter juga menyebut negara Korea Selatan menjadi negara dengan destinasi wisata teraman kedua di Asia.

"Kenapa Korea, karena mereka sangat pandai mempromosikan negara mereka, dan juga ditunjang dengan bunga cherry blossom yang sudah menyamai sakura di Jepang. Yang pasti pengaruh budaya K-pop yang nomor satu," tambah Peter.

Sedangkan untuk tren wisata di negara Asia Tenggara seperti negara Singapura, Thailand dan Malaysia, Peter melihat cenderung lebih stabil meski tidak seramai beberapa tahun yang lalu.

Ini dikarenakan banyaknya kemudahan-kemudahan untuk melakukan wisata secara mandiri baik dari sisi visa maupun promo maskapai penerbangan.

"Contohnya Jepang memberikan kemudahan visa selama 3 tahun kalau punya electric passport, sehingga mereka apply visa dulu. Ditunjang dengan pameran airlanes-airlanes yang sangat murah, sehingga memberi kemudahan untuk mereka melakukan perjalanan sendiri," ujarnya.

Peter juga menyarankan kepada masyarakat yang ingin melakukan liburan ke luar negeri secara mandiri untuk memperhatikan tingkat pemahaman Bahasa Inggris di negara tujuan.

"Untuk negara yang posisi negara bahasa Inggris-nya kuat, orang Indonesia akan gampang. Kalau negara yang agak susah berbahasa inggris, mereka akan memilih menggunakan travel agent," kata Peter.

Pemilihan destinasi wisata luar negeri yang aman menjadi fokus para wisatawan Indonesia. Perencanaan yang matang dibutuhkan seiring dengan merebaknya isu perampokan dan tindakan kriminalitas yang banyak terjadi di destinasi wisata di negara-negara Eropa akhir-akhir ini. (tna/ipg)
top