suarasurabaya.net

Harga Emas Naik Hingga 7 Dolar Didorong Ketidakpastian Brexit
Laporan Ika Suryani Syarief | Rabu, 13 Maret 2019 | 08:16 WIB

New York Mercantile Exchange. Foto: Orobel
suarasurabaya.net| Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu (13/3/2019) pagi WIB), karena pelemahan dolar AS dan ketidakpastian Brexit mendorong logam mulia sebagai aset safe haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, naik 7,00 dolar AS atau 0,54 persen, menjadi menetap di 1.298,10 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun lebih dari 0,2 persen menjadi di bawah 97 pada Selasa (12/3/2019).

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS melemah maka emas berjangka biasanya akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Emas diselesaikan (ditutup) tepat sebelum parlemen Inggris menolak lagi kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Theresa May, dalam pemungutan suara penting yang kedua sejak Januari.

Meningkatnya ketidakpastian tentang bagaimana Inggris akan meninggalkan Uni Eropa mengirim emas jauh lebih tinggi dalam perdagangan elektronik berikutnya, setelah perdagangan reguler.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 13,9 sen AS atau 0,91 persen, menjadi ditutup pada 15,413 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 15,1 dolar AS atau 1,85 persen, menjadi 831,90 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip Antara dari Xinhua.(ant/iss)
top