suarasurabaya.net

Jokowi Presiden Berharap Industri Wisata Halal di Indonesia Makin Pesat
Laporan Farid Kusuma | Selasa, 16 April 2019 | 16:40 WIB

Joko Widodo Presiden meresmikan Halal Park, distrik wisata halal yang ada di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (16/4/2019). Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Sehari menjelang penungutan suara Pemilu 2019, hari ini, Selasa (16/4/2019), Joko Widodo Presiden masih menyempatkan diri meresmikan Halal Park yang ada di Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Halal Park merupakan ekosistem para pelaku bisnis yang bergerak di industri gaya hidup halal bidang fashion, kuliner, pariwisata, pendidikan, dan keuangan.

Presiden tiba di lokasi acara sekitar pukul 11.00 WIB. Turut mendampingi sejumlah pejabat negara antara lain Lukman Hakim Saifuddin Menteri Agama, Rini Soemarno Menteri BUMN, Triawan Munaf Kepala Badan Ekonomi Kreatif, dan Sofyan Basir Dirut PLN.

Dalam sambutannya, Jokowi Presiden Jokowi mengatakan, Halal Park merupakan komitmen pemerintah melibatkan para pelaku bisnis terutama UMKM untuk memajukan ekonomi nasional, sekarang dan di masa yang akan datang.

Presiden menyebut, tahun 2018 ada 140 juta wisatawan muslim ke Indonesia dengan total pengeluaran sekitar 35 miliar Dollar AS. Dan, jumlah turis muslim dunia yang ke Indonesia tahun 2020 diprediksi mencapai 158 juta orang.

Melihat peluang Indonesia untuk menjadi pemain utama, Pemerintah menetapkan industri wisata halal sebagai ujung tombak pengembangan industri halal.

Berdasarkan data Global Muslim Travel Index (GMTI), Indonesia rangking satu wisata halal dari 130 negara pesaing termasuk Malaysia, Turki, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Maroko, Bahrain, Oman, dan Brunei Darussalam.

Data itu menjadi rujukan bahwa industri gaya hidup halalmerupakan angin segar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita angkat industri halal Indonesia sebagai motor pertumbuhan ekonomi, dan kita angkat industri halal Indonesia sebagai ladang kreativitas, produktivitas, generasi muda kita, dan kita angkat industri halal Indonesia sebagai sumber kesejahteraan umat," ujarnya di Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Sekadar diketahui, Halal Park yang diresmikan Presiden hari ini merupakan miniatur Halal Park seluas 21 ribu meter persegi yang akan dibangun dan ditargetkan beroperasi tahun 2021.

Meskipun berkonsep halal, sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya, suku, ras, dan agama yang menjunjung tinggi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, Presiden menegaskan Halal Park bisa dinikmati semua kalangan.

Sebagai koordinator pelaksana Halal Park, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkontribusi menyediakan produk-produk Rumah Kreatif BUMN (RKB) dari beberapa perusahaan BUMN, dengan aneka produk pakaian dan kuliner. (rid/tin/ipg)
top