suarasurabaya.net

Rekapitulasi Pilpres Tuntas, Grup Ciputra Berharap Jokowi Effect
Laporan Denza Perdana | Selasa, 21 Mei 2019 | 22:01 WIB

Sutoto Yakobus Direktur Senior PT Ciputra Development Tbk di Hotel Ciputra World, Selasa (21/5/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 pada Selasa (21/5/2019) dini hari. Pengembang properti Grup Ciputra mengaku sedikit lebih lega.

Hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara yang diumumkan KPU RI, suara terbanyak diraih pasangan Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Penetapan pasangan terpilih ini tinggal menunggu tahap Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Sutoto Yakobus Direktur Senior PT Ciputra Development Tbk mengaku, pascapengumuman oleh KPU ini, pasar properti Indonesia bernapas sedikit lebih lega. Secara pribadi dia pun merasa demikian.

Dia berharap, dampak positif hasil pengumuman KPU RI atas Pilpres 2019 ini bisa terus dirasakan sehingga kondisi perekonomian kembali membaik.

"Saya harap ada Jokowi effect lagi. Tiba-tiba pertumbuhan ekonomi membaik. Janji pemerintah merevisi pajak barang mewah bergulir lagi. Karena itu akan membuat pasar bergairah lagi," katanya di Hotel Ciputra World, Selasa (21/5/2019).

Sebelum Pilpres, pria yang akrab disapa Toto itu menyatakan, banyak konsumen yang menahan keputusan pembelian properti hingga proses Pilpres tuntas. Dia berharap, setelah ini pasar properti kembali optimistis.

Hasil Pilpres 2019 ini, dia harapkan, juga akan menekan suku bunga bank tetap rendah. Bila kondisi tetap kondustif (mengingat adanya wacana penolakan dari kubu Prabowo Subianto) sentimen properti secara keseluruhan akan positif.

Sementara, bagi pengembang atau developer sendiri, ada beberapa hal yang memang harus diselesaikan pascahasil Pemilu 2019. Salah satunya, pengembang akan menunda pelaksanaan proyek yang dinilai sudah oversupply, seperti yang terjadi di Jakarta.

Untuk properti di Surabaya, Toto menilai apartemen menjadi produk yang menurutnya sudah oversuplai, terutama apartemen yang ada di kawasan pinggir kota yang menurutnya tidak memiliki captive market.

"Makanya kami (Grup Ciputra) membatasi pembangunan apartemen. Misalnya bangun (apartemen) di Universitas Ciputra: marketnya jelas, untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa. Di Ciputra World ini, karena ini bagian dari superblok. Ada daya tarik sendiri," katanya.

Hasil Pilpres 2019 ini juga membuat Grup Ciputra optimistis untuk meneruskan tiga proyek barunya di Jawa Timur. Antara lain Ciputra Driyorejo CBD di Gresik, Citraland Puncak Tidar, Malang, dan satu proyek lagi di Kedamean, Gresik.

Toto mengatakan, bila memang tidak ada kendala berarti pasca-Pilpres 2019 ini, Ciputra akan menggarap ketiga proyek itu pada semester kedua 2019 atau mulai Juli 2019 mendatang.(den/iss/ipg)
top

m.suarasurabaya.net © 2016
versi desktop