suarasurabaya.net

Kristalina Georgieva Jadi Calon Tunggal Ketua IMF
Laporan Agustina Suminar | Selasa, 10 September 2019 | 08:39 WIB

Kristalina Georgieva calon tunggal Ketua IMF. Foto: Reuters
suarasurabaya.net| Dewan eksekutif Dana Moneter Internasional (IMF) mengumumkan pada Senin (9/9/2019) bahwa mereka akan mempertimbangkan pencalonan Kristalina Georgieva, Bulgaria, yang saat ini menjadi kepala eksekutif Bank Dunia, untuk posisi direktur pelaksana IMF.

Georgieva, dipilih oleh Uni Eropa untuk memimpin IMF, telah menjadi satu-satunya calon untuk posisi itu, karena periode untuk mengajukan nominasi ditutup pada Jumat (6/9/2019). Dia bertugas di Komisi Eropa dan telah menjadi kepala eksekutif Bank Dunia sejak Januari 2017.

IMF menyetujui penghapusan batas usia untuk posisi direktur pelaksana pekan lalu, membuka jalan bagi Georgieva yang berusia 66 tahun untuk memimpin pemberi pinjaman multilateral itu.

Sebelumnya, peraturan IMF telah melarang pengangkatan seorang kandidat yang berusia 65 tahun atau lebih sebagai direktur pelaksana dan juga melarang direktur pelaksana untuk menjabat melewati ulang tahunnya yang ke-70.

Pada Juli, Christine Lagarde mengumumkan pengunduran dirinya sebagai ketua IMF mulai 12 September tak lama setelah dia dicalonkan sebagai presiden Bank Sentral Eropa (ECB), memicu proses seleksi untuk direktur pelaksana pemberi pinjaman berikutnya.

Pada awal Agustus, Georgieva mengalahkan Jeroen Dijsselbloem mantan Menteri Keuangan Belanda dan muncul sebagai pilihan Uni Eropa untuk memimpin IMF.

Inggris telah secara aktif mempromosikan George Osborne mantan Menteri Keuangan untuk jabatan itu, tetapi kemudian memutuskan untuk mendukung Georgieva karena tidak berhasil mengumpulkan cukup dukungan.

"Georgieva, yang akan menjadi warga negara Eropa Timur pertama yang memimpin IMF, telah mengkonfirmasi kesediaan untuk dipertimbangkan sebagai kandidat," kata dewan eksekutif dalam pernyataan yang dikutip dari Xinhua dilansir Antara.

Posisi ketua IMF selalu dipegang oleh orang Erop, sementara jabatan tertinggi di Bank Dunia secara tradisional adalah orang Amerika. Pengaturan informal ini telah bertahan selama lebih dari tujuh dekade.

Awal tahun ini, David Malpass, mantan wakil menteri urusan internasional di Departemen Keuangan AS, dipilih oleh Presiden AS Donald Trump sebagai kandidat untuk memimpin Bank Dunia. Ia menjabat pada April setelah kampanye tanpa pesaing.(ant/tin)
top