suarasurabaya.net

Ekonomi Indonesia 2020 Diproyeksikan Masih Stabil
Laporan Agung Hari Baskoro | Kamis, 05 Desember 2019 | 21:37 WIB

suarasurabaya.net| Kondisi ekonomi di Indonesia pada tahun 2020 diproyeksikan masih stabil. Agus Nurudin Managing Director Nielsen Indonesia mengatakan, Indonesia adalah market yang relatif stabil.

"GDB kita bergerak kurang lebih 5 persen lebih sedikit. Dan untuk tahun depan (2020, red), secara global ada banyak tantangan. Tapi kita masih berani memproyeksikan, tahun depan masih dalam kondisi stabil," ujar Agus Nurudin dalam Suara Surabaya Economic Forum (SSEF) di Lantai 4 Ballroom Grand City Convex, Surabaya pada Kamis (5/12/2019).

Menghadapi bisnis tahun depan, pebisnis harus memahami consumer behaviour yang ada. Menurutnya, konsumen di Indonesia saat ini sedang tertrigger terutama pada aspek teknologi.

"Pertama aspek teknologi, kedua aspek income, ketiga aspek edukasi, dan mobility dari consumer itu sendiri. Keempat aspek lifestyle," katanya.


Agus Nurudin Managing Director Nielsen Indonesia. Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Aspek-aspek ini akan diwarnai oleh dinamika yang dinamis. Dipadukan dengan perekonomian yang tetap stabil, hal itu akan mengubah perilaku konsumen di Indonesia.

"Perlu diperhatikan (para pebisnis, red) tentu saja memang perilaku mereka. Itu yang pertama. Karena semua bisnis muaranya di konsumen. Jadi konsumen ke arah mana, style apa yang diinginkan, itu lah yang harus diikuti. Bagaimanapun ortientasinya kan orientasi pada market. Kalau kita pengen berhasil, kita harus ikuti customer itu," jelasnya.

Kepada para pebosnis, ia menyarankan agar mereka terus update pada perkembangan bisnis. Selain itu, perkembangan sumber daya manusia (SDM) juga harus diupgrade mengikuti perkembangan yang ada. "Jangan sampai kita inward looking, kita harus outward looking. Kedua ikuti data, analisis dan pergerakan dari konsumen tadi," pungkasnya. (bas/tin)

SS TODAY LAINNYA

top