suarasurabaya.net

Istana Presiden: Pemerintah Sangat Siap Melakukan Evakuasi Kemanusiaan
Laporan Farid Kusuma | Sabtu, 22 Februari 2020 | 09:11 WIB

suarasurabaya.net| Pemerintah segera melakukan evakuasi Kemanusiaan tahap 2 dari Yokohama (Jepang) dalam waktu dekat, setelah melakukan rapat teknis dengan Kementerian/Lembaga terkait di dalam negeri dan Pemerintah Jepang khususnya di luar negeri.

Hal itu ditegaskan Fadjroel Rachman Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Sabtu (22/2/2020), melalui rilis yang diterima redaksi suarasurabaya.net.

"Sesuai informasi dari KBRI Jepang dan Kemenlu yang berkomunikasi dan terus memantau, WNI yang berada di kapal pesiar Diamond Princess berjumlah 78 orang, 74 orang dinyatakan sehat, namun 4 orang WNI yang dinyatakan positif terdampak virus Covid-19 sudah dirawat dengan sangat baik di rumah sakit di Jepang yang memenuhi semua protokol WHO," ujarnya

Pemerintah Indonesia, lanjut Fadjroel, sudah menorehkan kesuksesan dengan Evakuasi Kemanusiaan tahap 1 atas 238 WNI dari Propinsi Hubei RRT menuju transit observasi di Natuna.

Kemudian sudah berhasil menjalankan Gotong Royong Kemanusiaan tahap 1 yaitu mengembalikan 238 WNI dari Hubei ditambah 42 penjemput dan sejumlah kru pesawat ke 30 propinsi di Indonesia yang diterima dengan tulus ikhlas di daerahnya masing-masing dan semuanya sehat.

Sesuai Inpres Nomor 4 Tahun 2019 evakuasi kemanusiaan dan gotong royong kemanusiaan dikoordinir oleh dua Menteri Koordinator (Menko), yaitu Menko Polhukam dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

"Bapak Presiden terus menerima laporan terakhir tentang keadaan WNI kita di Yokohama Jepang dan memerintahkan semua pihak di dalam negeri untuk mempersiapkan evakuasi kemanusiaan tahap 2 dari Yokohama (Jepang) ini sebaik mungkin," ungkapnya.

Joko Widodo, lanjut Juru Bicara Presiden, juga memerintahkan Kemenlu dan KBRI untuk terus memantau dan berkomunikasi dengan 78 WNI tersebut serta menyelesaikan semua prosedur evakuasi kemanusiaan tahap 2 dari Yokohama (Jepang) ke Indonesia kepada pihak Pemerintah dan otoritas lainnya di Jepang.

"Evakuasi Kemanusiaan dan Gotong Royong Kemanusiaan ini membuktikan bahwa Pemerintah Indonesia berhasil menumbuhkan perasaan saling percaya (trust) saling bahu membahu bergotong royong dalam menyelesaikan masalah kebangsaan, sosial, dan kemanusiaan bersama-sama," tandasnya.(rid/tin)

SS TODAY LAINNYA

top