suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • Kongres UCLG Aspac di Surabaya

Risma: Banjir di Surabaya Sudah Turun, Tinggal Daerah Utara
Laporan Denza Perdana | Rabu, 12 September 2018 | 13:37 WIB

suarasurabaya.net| Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya dalam pernyataan pembukaan Kongres United Cities and Local Government Asia Pacifik (UCLG-ASPAC), Rabu (12/9/2018), memaparkan berbagai pencapaian Surabaya selama ini.

Risma mengklaim, meski jumlah penduduk di Surabaya meningkat, ekonomi masyarakat juga meningkat. Sementara, dengan peningkatan penduduk dan ekonomi itu, sampah yang masuk ke TPA justru turun.

"Karena sampah-sampah itu sudah diolah sejak dari rumah-rumah warga," ujarnya kepada wartawan usai menyampaikan sambutan untuk para peserta di Hall A2 Dyandra Convention Center.

Dia juga menyampaikan kaitan kesehatan dengan perbaikan lingkungan yang dilakukan Pemkot Surabaya. Menurutnya, banyak peserta yang mungkin tidak tahu atau tidak percaya kedua hal itu terkait.


Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya berbincang santai di sela-sela kegiatan Kongres United Cities and Local Government Asia Pacifik (UCLG-ASPAC), Rabu (12/9/2018). Foto: Denza suarasurabaya.net

Apa yang telah dilakukan Pemkot Surabaya selama ini, menurut Risma, juga mampu menekan jumlah penyakit dan banjir di Surabaya sehingga dalam data yang dia paparkan, penyakit dan banjir di Surabaya terus menurun.

"Tinggal (Surabaya) Utara saja (masalah banjir belum teratasi). Kalau utara warganya tidak sulit, tanggul itu seharusnya selesai sudah," ujarnya.

Tanggul yang dia maksud adalah tanggul laut di wilayah Kalianak yang dibangun Pemkot Surabaya untuk menangkal banjir rob. Sampai sekarang, tanggul itu belum selesai.

Padahal, saat sidak ke lokasi tanggul November 2017 lalu, Risma menargetkan tanggul ini tuntas akhir 2017. Dia bahkan, mendapati tanggul yang direncanakan terbangun 4 kilometer baru terbangun 200 meter pada November 2017 itu.

Masalahnya, kata Risma, adanya beberapa warga yang tinggal di kawasan tanggul yang tidak mau dipindah. Padahal, dia bahkan sudah memiliki rencana penguatan tanggul itu dengan menanam sejumlah pohon.

"Mau tak tanami cemara udang kanan kirinya. Soalnya di Thailand itu waktu tsunami, daerah yang selamat di sana karena dilindungi Cemara Udang. Mangrove sebenarnya bisa, tapi tidak bisa ditanam di Utara," katanya.(den/ipg)

B E R I T A    T E R K A I T
  • UCLG Aspac ke-7
    Risma Pamerkan Keberhasilan Surabaya Mengelola Lingkungan
  • Peserta UCLG Aspac ke-7 Mulai Berdatangan ke Dyandra Convention Center
  • SS TODAY LAINNYA

    top