suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • Hari Kunjung Perpustakaan

Indonesia Memiliki 154.000 Perpustakaan
Laporan Iping Supingah | Kamis, 13 September 2018 | 10:21 WIB

suarasurabaya.net| Muhammad Syarif Bando Kepala Perpustakaan Nasional Indonesia mengatakan hingga saat ini Indonesia memiliki hampir 154.000 perpustakaan tersebar di seluruh wilayah Tanah Air.

"Sudah hampir 154.000 perpustakaan yang ada kami catat, tentu saja ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan negara kita yang sangat luas dari Sabang sampai Merauke," kata Syarif seperti dikutip Antara, Kamis (6/9/2018).

Syarif mendorong agar lebih banyak perpustakaan dibangun hingga ke daerah pelosok Tanah Air.

Dia mengatakan pemerintah dan semua pihak terkait bertanggung jawab untuk memastikan masyarakat mendapat akses dari perpustakaan.

"Bagaimana setiap orang dapat ilmu pengetahuan, dengan itu dia merasa merdeka di kaki sendiri dalam mengelola potensi nasional di negara kita yang kaya," ujarnya.

Syarif mengatakan buku juga menyimpan sejarah dan peradaban bangsa dan dunia serta perkembangan atau kemajuan demi kemajuan yang dicapai di tiap zaman.

Untuk itu, dia mendorong masyarakat untuk memiliki budaya baca yang tinggi.

"Hal paling penting bagaimana kita memahami buku adalah kumpulan memori yang indah dari setiap orang maka tulislah memori itu dalam buku," ujarnya.

Dia mengatakan salah satu tujuan perpustakaan adalah mempertemukan orang sesuai dengan kebutuhan bacaannya.

"Buku adalah jembatan dari masa lalu hingga sekarang yang akan kami lestarikan di perpustakaan," tuturnya.

Dengan gemar membaca, orang dapat memperoleh atau menambah pengetahuan dan wawasan serta membuka pemikiran sehingga memaksimalkan potensi diri yang tidak hanya mengembangkan diri tapi pada akhirnya dapat berkontribusi mengurangi pengangguran dengan pengetahuan yang dimiliki dari buku seperti mempelajari teknologi terapan.

"Ilmu pengetahuan sangat penting sebagai bagian dari perjuangan untuk bisa bersaing dengan bangsa lain," tuturnya.

Sekadar diketahui Peringatan Hari Kunjung Perpustakaan yang dilakukan setiap tanggal 14 September merupakan momen untuk mengingatkan betapa pentingnya perpustakaan bagi masyarakat. Bangsa yang maju senantiasa dibarengi dengan minat baca yang tinggi di kalangan masyarakat.(ant/ipg)

SS TODAY LAINNYA

top