suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • Lion Air JT610 Jatuh

Hasil Rekonsiliasi

Tim DVI Belum Bisa Identifikasi Satupun Jenazah Korban Lion Air JT 610
Laporan Muchlis Fadjarudin | Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:54 WIB

suarasurabaya.net| Tim Disaster Victim Identification (DVI) polri belum bisa mengidentifikasi satupun dari 24 kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Brigjen (Pol) Arthur Tampi Kapusdokkes Polri menjelaskan tim forensik sudah memeriksa 87 potongan tubuh dari 24 kantong jenazah.

"Kita melaksanakan pemeriksaan untuk 24 kantong jenazah yang secara detil rinciannya itu ada 87 body parts. Kita sudah laksanakan pemeriksaan forensik di kamar jenazah oleh dokter-dokter spesialis forensik," ujar Arthur Tampi dalam jumpa pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018).

Menurut dia, tim forensik juga sudah mengambil data ante mortem yang saat ini jumlahnya sudah 185. Dari 185 itu, 147 sudah diambil data DNA nya.

Tetapi, kata dia, dari pelaksanaan rekonsiliasi terhadap jenazah korban, tim DVI belum bisa mengidentifikasi satupun dari 24 kantong jenazah yang sudah berada di RS Polri.

"Nah, saat ini kita sudah melaksanakan rekonsiliasi untuk pekerjaan hari ini. Tetapi kami sampaikan bahwa hari ini kita belum bisa mengidentifikasi satupun korban dari 24 kantong jenazah yang kita terima sampai siang tadi," tegasnya.

Kata Arthur, memang ada beberapa ciri spesifik yang ditemukan, tetapi Polri belum bisa merilis itu karena dari data ante mortem ada beberapa yang memberikan keterangan bahwa keluarganya juga mempunyai ciri yang sama.

Untuk itu, kata dia, Polri tetap akan menunggu hasil pemeriksaan DNA yang paling cepat diketahui hasilnya antara empat sampai delapan hari. Menurut Arthur, sore tadi, RS Polri juga menerima dua kantong jenazah lagi, yang selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan.

"Sore ini, kita menerima dua kantong jenazah yang nanti akan kita periksa isi dari dua kantong jenazah itu seperti apa dan kemudian akan kita tindak lanjuti dengan pemeriksaan forensik untuk dua kantong jenazah yang kita terima," tegasnya. (faz/bas/ipg)

SS TODAY LAINNYA

top