suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • Lion Air JT610 Jatuh

Hari Ketiga, Tim Basarnas akan Memperluas Area Pencarian Pesawat Lion Air JT 610
Laporan Farid Kusuma | Selasa, 30 Oktober 2018 | 23:37 WIB

suarasurabaya.net| Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dibantu TNI-Polri, masih melakukan pencarian korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610, yang kemarin, Senin (29/10/2018), jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Besok, Rabu (31/10/2018), proses pencarian memasuki hari ketiga.

Brigadir Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas mengatakan, Tim Basarnas akan memperluas area pencarian radius 15 mil laut internasional, atau sekitar 27 kilometer.

"Kami akan memperluas radius pencarian. Kalau hari pertama radius 5 nautical miles, kemudian hari kedua 10 nautical miles, besok hari ketiga pencarian lebih luas radius 15 nautical miles," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Basarnas, akan memanfaatkan empat unit kapal laut, yaitu Kapal Negara SAR dari Bandung, Kapal Baruna Jaya milik BPPT, KRI Rigel milik TNI Angkatan Laut, dan Kapal Dominus milik PT Pertamina.

Menurut keterangan Brigjen Nugroho, empat unit kapal laut modern itu dilengkapi peralatan pendeteksi sonar untuk memetakan dasar laut (multibeam echosounder).

Sedangkan untuk menyisir permukaan laut, Tim Basarnas akan mengerahkan kapal-kapal Basarnas, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), TNI dan Polri.

"Basarnas Special Group juga akan memaksimalkan para penyelam, dalam melakukan pencarian, di hari ketiga," kata Nugroho.

Seperti diketahui, kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, terjadi di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

Pesawat yang dipiloti Bhavye Suneja, hilang kontak dengan Jakarta Air Traffic Control, sekitar 13 menit sesudah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Berdasarkan manifes penerbangan, total ada 189 orang di dalam Pesawat Lion Air JT 610, terdiri dari 178 penumpang, serta 11 orang lainnya termasuk pilot dan kru pesawat.

Selain mencari korban, Tim Basarnas dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih berupaya menemukan badan Pesawat Boeing 737 Max 8 dan kotak hitamnya, untuk mengungkap penyebab kecelakaan. (rid/ipg)

SS TODAY LAINNYA

top