suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • Lion Air JT610 Jatuh

Penyelam Surabaya Meninggal Saat Evakuasi Pesawat Lion Air
Laporan Anggi Widya Permani | Sabtu, 03 November 2018 | 11:45 WIB

suarasurabaya.net| Kabar duka datang dari seorang relawan penyelam pesawat Lion Air JT 610 yang meninggal dunia saat proses pencarian puing-puing pesawat di Perairan Karawang, Jawa Barat. Dia adalah Syachrul Idrus (48) atau yang akrab disapa Anto, warga Bendul Merisi Utara 8/41, Surabaya.

Lyan Kurniawati istri Anto mengatakan, kabar itu ia terima dari Tim Basarnas pada Jumat (2/11/2018) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu dirinya sedang berada di Yogyakarta. Setelah mendengar kabar bahwa suaminya yang telah tiada, ia mengaku shock.

Sebab, sebelum berangkat ke Jakarta untuk bergabung dengan Tim Basarnas dalam proses evakuasi pesawat Lion Air JT 610, suaminya masih dalam kondisi sehat.

Dari keterangan singkat Basarnas, kata dia, almarhum Syachrul bersama rekannya pada Jumat kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB menyelam untuk mencari puing-puing pesawat Lion Air JT 610. Saat itulah, sesuatu hal terjadi pada Syachrul dan kondisinya sempat sadar saat diangkat oleh rekan-rekannya ke kapal. Setelah itu, Syahrul menghembuskan nafas terakhirnya.

"Belum detail kronologi yang menimpa suami saya. Karena saya sendiri masih belum menanyakan lebih detail gimana dan belum siap mendengarnya. Nanti kalau sudah mendingan, saya tanyakan ke Basarnas," kata Lyan, tak kuasa menahan air matanya, Sabtu (3/11/2018).

Sementara itu, jenazah Syachrul, Sabtu pagi dari Jakarta diberangkatkan ke Surabaya. Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 08.00 WIB. Rencananya, usai sholat dhuhur jenazah akan disholatkan di Masjid Jami' Makkah yang tak jauh dari rumah duka. Setelah itu, jenazah akan dimakamkan di TPU Bendul Merisi. Almarhum Syahrul, meninggalkan satu orang istri dan dua anak.


Almarhum Syachrul Idrus (paling kanan) berfoto saat di atas kapal saat akan menyelam. Foto: Istimewa

Sekadar diketahui, Syachrul merupakan relawan penyelam yang membantu Basarnas mengevakuasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Terlibat dalam penyelamatan bawah laut bukanlah hal baru bagi sosok Syachrul. Almarhum kerap ikut dalam evakuasi di bawah air bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam Indonesia Rescue Divers, yang sering membantu Basarnas. Dia bekerja secara sukarela dan tanpa dibayar.

Dia juga sempat terlibat dalam misi pencarian korban dan bangkai pesawat Air Asia yang jatuh di Selat Karimata pada tahun 2014. Selain itu, dia juga pernah terlibat dalam evakuasi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu. (ang/tin/ipg)

SS TODAY LAINNYA

top