suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • Kasus Hukum Gubeng Ambles

Penyidik Dalami Perizinan, Tersangka Amblesnya Raya Gubeng Bisa Bertambah
Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 23 Januari 2019 | 18:12 WIB

suarasurabaya.net| Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim mengatakan, kasus Amblesnya Jalan Raya Gubeng akan terus berkembang saat pemeriksaan 6 tersangka pada Senin (28/1/2019) mendatang. Dalam perkembangan penyidikan, bisa jadi jumlah tersangka juga bertambah.

"Terkait perizinan IMB nanti ada perkembangan saat pemeriksaan tersangka. Ini baru 6 bisa berkembang. Penyidik sudah memeriksa 40 orang, nanti dilihat kaitannya lagi," ujar Irjen Pol Luki Hermawan dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Rabu (23/1/2019).

Terkait keterlibatan internal Pemkot dalam penerbitan perizinan proyek gedung 26 lantai itu, Kapolda Jatim menegaskan terus didalami dalam pemeriksaan tersangka nanti.

"Nanti saat pemeriksaan tersangka, masih didalami. Kalau sudah ada pemeriksaan tersangka nanti, bisa terjawab perkembangannya," katanya.

Kapolda mengatakan, proyek gedung 26 lantai di Jl Gubeng itu proses pengerjaan dimulai tahun 2012, kala itu PT Ketira yang membuat perencanaan, kemudian dibuat analisis struktur bangunan oleh PT Kestana, lalu pada tahun 2013 proses pembuatan pondasi bangunan dimulai.

"Pada tahun 2014 tim ahli bangunan gedung (TABG) memberikan rekomendasi pada Pemkot Surabaya agar menerbitkan IMB, lalu tahun 2015 terbitlah IMB dengan izin 20 lantai dan 2 lantai basement. Pada tahun 2017 terbit lagi IMB untuk 11 dan 20 lantai ke atas serta 3 lantai ke bawah basement. Proses penggalian basement oleh NKE 19 Desember 2017 dimulai," katanya.

Kapolda mengatakan, pada proses pembangunan berjalan, sudah ada permasalahan. Penyidik menemukan adanya rangkaian masalah yang berdampak pada bangunan sekitar saat proyek tersebut berlangsung. Misalnya, pada 10 September 2018 ada retakan rumah di jalan Gubeng. Ada komplain juga. Ada penurunan bangunan pada 8 Oktober, bangunan Elizabeth. "Sudah ada rangkaian dampak pembangunan proyek tersebut," katanya. (bid/dwi)

SS TODAY LAINNYA

top