suarasurabaya.net

Ribuan Massa yang Hendak Berangkat ke Jakarta Dipulangkan
Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 20 Mei 2019 | 13:25 WIB

suarasurabaya.net| Usai mengamankan beberapa bus rombongan di Jatim yang diduga hendak berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi 22 Mei, ribuan massa dipulangkan. Ini disampaikan Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim kepada awak media, Senin (20/5/2019), di Mapolda Jatim.

Luki mengungkapkan, dari hasil kegiatan patroli dan sweeping hingga pagi tadi, setidaknya ada lebih dari 5 bus dan mobil yang digagalkan berangkat ke Jakarta. Bus dan mobil itu terjaring sweeping di beberapa daerah yang ada di Jatim.

Seperti di Kota Malang, Kabupaten Malang, Tulungagung, Jembatan Suramadu, Banyuwangi, hingga tempat penyeberangan atau Pelabuhan. Dengan total massa sekitar 1.200 orang, yang tidak hanya berasal dari Jatim. Tapi juga ada dari luar pulau.

"Dari pelabuhan ada. Mereka berencana setelah turun dari kapal, mau lanjut naik kereta. Bahkan mereka sudah membeli tiket untuk keberangkatan jam 11 siang dan bergabung dengan aksi di Jakarta. Begitu juga tadi malam di Banyuwangi. Mereka dari Sumba, menuju ke Bali lalu menggunakan kapal penyeberangan dan diamankan di Polres Banyuwangi. Ada 26 pemuda dan sore nanti akan kami kembalikan," kata dia.

"Jadi cukup banyak yang dari wilayah timur, yang melalui jalur laut dan darat. Alhamdulillah kita bisa kembalikan mereka ke kediaman masing-masing," tambahnya.

Sebelum dipulangkan ke daerahnya masing-masing, kata dia, ribuan massa yang terjaring sweeping ini sempat dibawa ke polres setempat untuk diberikan arahan. Meski berjalan alot karena massa tetap bersikukuh ingin berangkat ke Jakarta, akhirnya mereka mengikuti arahan dari polisi dan sepakat untuk pulang ke rumahnya.

Setelah didata oleh polisi, kata dia, mereka pun diperbolehkan untuk kembali ke daerahnya. Kesepakatan ini juga ditulis dalam surat pernyataan. Sehingga, Luki menjamin bahwa massa yang dibebaskan itu tidak akan kembali lagi atau melanjutkan perjalanannya ke Jakarta.

Adapun data massa yang dihimpun pihak kepolisian itu, selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Polda atau Polres setempat. Ini untuk kepentingan dilakukannya pemeriksaan lanjutan terhadap ribuan massa itu.

"Tadi jam 3 di Suramadu ada 3 mobil Elf berisi 56 orang. Ada yang ngotot mau berangkat. Kami melalui negoisasi yang sangat ketat, akhirnya mereka sudah diberikan pemahaman. Setelah sahur di Suramadu, kami dampingi mereka untuk kembali. Sudah kami data semua, jadi begitu dikembalikan akan kami informasikan ke Polda setempat untuk pemeriksaan lanjutan," jelasnya.

Luki menambahkan, kegiatan sweeping ini akan terus dilakukan sampai tanggal 22 Mei mendatang. (ang/dwi)

SS TODAY LAINNYA

top