suarasurabaya.net

Terkesan Mandul, KSPI Akan Unjuk Rasa ke Komnas HAM
Laporan Muchlis Fadjarudin | Senin, 27 Mei 2019 | 14:10 WIB

suarasurabaya.net| Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan aksi unjuk rasa ke Komnas HAM, Selasa besok (28/5/2019).

Unjuk rasa dilakukan karena Komnas terkesan mandul karena tidak serius menyikapi kasus meninggalnya sekitar 600 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Kita tidak ingin Komnas HAM mandul dan takut mengusut kasus tersebut. Dulu Komnas aktif, tetapi sekarang terkesan mandul," ujar Muhammad Rusdi Ketua Harian KSPI dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

KSPI, kata dia, ingin agar Komnas membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) agar meninggalnya ratusan petugas KPPS tidak menjadi desas-desus. Selain itu, juga tidak menjadi tanda tanya apakah meninggalnya petugas tersebut terkait bisa menjadi saksi di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ini menjadi desas-desus dan dugaan masyarakat disengaja atau tidak, termasuk yang katanya akan menghilangkan saksi di MK dan lain-lain. Maka kami ingin Komnas HAM membuat TGPF untuk mengusut ini," jelasnya.

Menurut Rusdi, ini penting agar proses pemilu berakhir dengan diterima oleh semua pihak. Sehingga, penting juga bagi masyarakat untuk mengetahui pasti penyebab kematian KPPS agar tidak menjadi desas-desus terus.

"Kalau tidak selesai maka isu-isu itu bisa menjadi hal yang tidak diinginkan," tegasnya.

Kata Rusdi, selain kasus petugas KPPS, KSPI juga akan minta Komnas HAM membuat Tim TGPF untuk kasus meninggalnya 8 orang dalam unjuk rasa tanggal 21 dan 22 Mei 2019 lalu.

"Kami minta kepada Komnas HAM membentuk TGPF agar tidak menjadi tanda tanya masyarakat. Apalagi sejauh ini sudah banyak video viral soal kekerasan pada peristiwa itu," kata Rusdi.‎

"Kalau ini tidak selesai maka akan menjadi kemarahan masyarakat dan masyarakat menjadi bingung,"pungkas Rusdi (faz/dwi/rst)

SS TODAY LAINNYA

top