suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • KPK Tangkap Bupati Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Pastikan Tahapan Pilkades Tidak Akan Terganggu
Laporan Denza Perdana | Kamis, 09 Januari 2020 | 07:25 WIB

suarasurabaya.net| Usman Ketua DPRD Sidoarjo sudah memastikan, tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di 173 desa pada 2020 tidak akan terganggu akibat absennya Saiful Ilah Bupati Sidoarjo.

Kemarin, Rabu (8/1/2020), Rancangan Perubahan Perda 8/2015 tentang Pilkades batal disetujui bersama dalam Rapat Paripurna karena Bupati berhalangan hadir pasca-ditangkap KPK.

Usman sebagai pimpinan sidang Rapat Paripurna memutuskan, Raperda tidak bisa ditetapkan sebelum ada konsultasi dengan Gubernur Jatim soal langkah yang bisa diambil dalam situasi bupati berhalangan.

Konsultasi itu, kata Usman kepada suarasurabaya.net, Rabu (8/1/2020), sudah dilakukan. Hasilnya, Bupati bisa menugaskan Wakil Bupati dalam menyetujui Perda.

"Penugasan Bupati kepada Wakil Bupati dalam rapat paripurna penetapan Perda ini sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018. Kami akan jadwalkan ulang rapat paripurna," ujarnya.

Rapat Paripurna penetapan Perda Pilkades itu, kata Usman, akan dijadwalkan pada Rabu (15/1/2020) pekan depan. Dia sudah mengestimasi waktu yang dibutuhkan, dan dia pastikan tidak menggangu Pilkades.

"Masih cukup waktu. Pembukaan pendaftaran Calon Pilkades nanti 29 Januari. Pelaksanaannya, kan, April. Kami sudah melakukan estimasi, kami perkirakan cukup," ujarnya.

Setelah disetujui bersama, Rancangan Perubahan Perda tentang Pilkades itu perlu diserahkan ke gubernur untuk diberi masukan dan catatan. Proses ini, kata Usman, tidak lebih dari seminggu.

Persetujuan bersama Rancangan Perubahan Perda tentang Pilkades itu, kata Usman, memang mendesak. Perda itu akan menjadi acuan bagi panitia penyelenggara untuk melaksanakan Pilkades Sidoarjo.

Perlu diketahui, sesuai jadwal, Pilkades Sidoarjo akan dilaksanakan secara serentak pada 19 April 2020 mendarat.(den/ipg)

SS TODAY LAINNYA

top