suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • Hujan Deras, Surabaya Banjir

Pemkot Surabaya Lakukan Beberapa Upaya untuk Antisipasi Banjir
Laporan Anggi Widya Permani | Sabtu, 01 Februari 2020 | 09:31 WIB

suarasurabaya.net| Pemerintah Kota Surabaya mengevaluasi penanganan banjir yang terjadi pada Jumat (31/1/2020). Di mana pompa air sempat mengalami gangguan, dan mengakibatkan beberapa titik di Surabaya terendam air sekitar 3 jam lebih.

Samsul Hariadi Kepala Bidang Pematusan Dinas PU Binamarga Surabaya mengatakan, pihaknya melakukan antisipasi untuk mencegah kejadian serupa. Salah satunya, seluruh sparepart pompa air dipindahkan dari gudang ke rumah pompa.

Sehingga, jika ditemukan bermasalah atau trouble bisa secepatnya langsung diganti. Selain itu, juga menyiapkan SDM untuk teknisi pompa air.

"Ketika pompa trouble kemarin, kita panggil teman-teman teknisi. Nah celakanya mereka kejebak macet di Ngagel dan hampir 1 jam baru bisa sampai di lokasi. Makanya agak lama kemarin. Padahal sebenarnya jaraknya dekat," kata Samsul kepada Radio Suara Surabaya, Sabtu (1/2/2020).

"Jadi tadi malam, Bu Wali (Tri Rismaharini, red) bilang kalau sparepart dipindah ke rumah pompa. Jadi kalau ada trouble bisa langsung diganti. Kemudian kita akan ajari teknisi yang di rumah pompa, tidak hanya bisa servis pompa saja. Tapi juga mechanical screen," tambahnya.

Samsul mengungkapkan beberapa masalah yang terjadi pada pompa air Surabaya kemarin. Di antaranya, pompa air di Gunung Sari yang sempat trouble karena rantai penyaring sampah terputus. Sehingga sampah menyumbat pompa dan mengakibatkan kawasan Kutai, Ciliwung dan sekitarnya terendam air.

"Kami punya mechanical screening di pompa Gunung Sari untuk menyaring sampah. Tapi rantainya putus, jadi sampah menyumbat pompa. Penyebabnya karena beban sampahnya yang berat, jadinya putus dan itu harus memanggil teknisi. Kemarin teknisi butuh 1 jam ke lokasi, karena terjebak macet," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, pompa air di Nias juga sempat rusak dan satu pompa di Keputran terbakar karena overheat. Samsul mengungkapkan, pompa yang mengalami gangguan itu mulai diperbaiki pagi ini dan sebagian sudah kembali normal.

Tak hanya fokus perbaikan pompa, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya juga menginstruksikan jajarannya untuk mengecek pompa air di Gunung Sari II dan Tenggilis.

"Ibu minta kolam lumpurnya di pompa Gunung Sari II itu diperdalam dan pompanya ditambah, mengingat curah hujannya masih tinggi. Terus yang di Tenggilis itu, minta dikeruk saluran-salurannya dan evaluasi sedimennya," kata dia.

Samsul mengakui, keberadaan sampah di beberapa saluran air masih saja ditemukan. Pihaknya berharap, masyarakat merubah kebiasaan buruknya untuk tidak membuang sampah di saluran air, yang menyebabkan genangan.

"Sampahnya banyak dan macem-macem. Semalam kami dan Bu Wali menemukan kasur di saluran air yang dekat Royal. Saya minta kepada warga agar tidak membuang sampah di saluran air," pungkasnya. (ang/ipg)

B E R I T A    T E R K A I T
  • Banjir Surut, RSI Surabaya Kembali Layani Pasien Seperti Biasa
  • Jalan Ahmad Yani-Wonokromo Surabaya Banjir
  • Terendam Empat Jam, Mobil PMK Sedot Banjir di Frontage Road Barat Ahmad Yani
  • BMKG: Hujan Deras di Surabaya Masuk Kategori Ekstrem
  • Jalan Ahmad Yani-Wonokromo Surabaya Banjir 3 Jam Lebih, Air Surut Pelan-Pelan
  • Banjir di Wonokromo Surut, Kendaraan Mulai Bisa Melintas
  • SS TODAY LAINNYA

    top