suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • Mengurai Padat Surabaya Barat

Kemacetan Jl. Kampus Unesa Pagi Sore, Rekondisi Secepatnya Dirampungkan
Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 10 Februari 2020 | 20:31 WIB

suarasurabaya.net| Dipastikan dari hasil pertemuan tertutup antara sejumlah pihak terkait persoalan di kawasan Citraland tepatnya di sepanjang Jl. Kampus Unesa, Senin (10/2/2020) dilakukan pertemuan dan mengerucut adanya komitmen secepatnya merampungkan rekondisi jalan tersebut.

"Komitmen yang muncul dari pertemuan tersebut adalah secepatnya merampungkan rekondisi Jl. Kampus Unesa. Tetapi dengan catatan bahwa pengerjaan rekondisi tersebut harus dilakukan dengan bagus, benar serta sesuai standar yang ada," terang Nada Putri City Manager CitraLand Surabaya, Senin (10/2/2020).

Pengerjaan dengan benar serta sesuai standar ditegaskan Nada harus dilakukan dengan harapan agar peristiwa serupa, sebagai dampak pengerjaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan tidak kembali terjadi sehingga dampak-dampak yang merugikan masyarakat bisa dihindari.

"Jika pengerjaan rekondisi dilakukan dengan benar dan sesuai standar yang ada, harapannya adalah tidak ada lagi kemacetan dan masyarakat yang terdampak. Termasuk tidak ada anak-anak yang harus terlambat sekolah karena kemacetan di kawasan tersebut," tegas Nada.

Sedangkan untuk membantu menguraikan kepadatan dan kemacetan saat pagi dan sore di sepanjang kawasan Jl. Kampus Unesa, tambah Nada, akan diperbantukan Polisi serta Dishub, di kawasan padat kendaraan itu.

Pertemuan tertutup di kantor CitraLand Surabaya, Senin (10/2/2020) dihadiri beberapa pihak diantaranya: tim PT Meta Adhya Tirta Umbulan dipimpin Arry Project Manager, Kapolsek Lakarsantri, Kapolsek Wiyung, tim Kejaksaaan Tinggi, tim Cipta karya Provinsi Jawa Timur, Lauw Hendra Associate Director Citraland, serta Nada Putri City Manager Citraland Surabaya.

Seperti diketahui, terjadi kemacetan panjang pada pagi dan sore disepanjang kawasan Jl. Kampus Unesa, sebagai dampak pengerjaan SPAM Umbulan, yang mengakibatkan pada penyempitan akses jalan tersebut. Kendaraan harus berjalan perlahan dari dua arah, sehingga kepadatan berujung kemacetan selalu terjadi di sana.(tok/ipg)


SS TODAY LAINNYA

top