suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • Mantan Ketua DPRD Surabaya Ditahan

DI Tak Penuhi Panggilan Penyidik Terkait Dugaan Pelepasan Aset
Laporan Bruriy Susanto | Rabu, 27 Juli 2016 | 15:52 WIB

suarasurabaya.net| Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN dengan panggilan akrabnya DI, dijadwalkan hari ini akan diperiksa penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

Namun, DI tidak datang untuk memenuhi panggilan penyidik, dengan alasan sedang berada di luar negeri. Kebetulan dalam perkara dugaan penyelewengan pelepasan aset dan bangunan di tahun 2000 hingga 2010, yang belum dapat persetujuan dari DPRD Provinsi Jawa Timur saat itu DI menjabat sebagai Direktur Utama PT PWU.

"Jadwalnya memang dipanggil hari ini, tapi tidak datang. Karena berada di luar negeri, dengan menyampaikan surat ketidak kehadirannya itu diantarkan dan disampaikan kuasa hukumnya," kata Romy Arizyanto Kasi Penkum Kejati Jawa Timur, Rabu (27/7/2016).

Menurut dia, jika nanti datang, maka akan dimintai keterangan sebagai saksi, dalam perkara dugaan kasus korupsi mengenai penyelewengan berupa aset tanah dan bangunan PT PWU, antara tahun 2000 hingga 2010.

Selain DI, kata Romy, penyidik juga melakukan pemanggilan Achmad Faisal Siregar, Sugeng Djinarjo Tanus, Notaris Wina Ustriani (ketiganya dari PWU), dan Sekretaris DPRD Jatim. "Sekretaris DPRD Jatim sudah datang memenuhi panggilan penyidik kemarin," ujarnya.

Perlu diketahui, kasus dugaan penyelewengan aset PWU diusut Kejati Jatim sejak awal 2015 lalu. Sebanyak 33 aset berupa tanah dan bangunan diduga dijual secara tak wajar, karena masih belum ada persetujuan dari DPRD Provinsi Jawa Timur.

Pelaku pembeli asetnya adalah Emilia Contessa artis sekaligus anggota DPD RI. Membeli bangunan milik PT PWU di Banyuwangi. Dalam kasus itulah, Emilia, Wishnu Wardhana mantan Ketua DPRD Surabaya dan mantan manajer aset PWU, kemudian Alim Markus bos Maspion Group yang juga mantan Komisaris PWU, dipanggil untuk diperiksa. (bry/rst)

SS TODAY LAINNYA

top