suarasurabaya.net

  •  
  • Kembali  SS Today
  • Mantan Ketua DPRD Surabaya Ditahan

Dahlan Iskan Kembali Tak Penuhi Panggilan Penyidik Kejati Jatim
Laporan Bruriy Susanto | Kamis, 18 Agustus 2016 | 21:16 WIB

suarasurabaya.net| Dahlan Iskan mantan Menteri BUMN kembali tidak memenuhi panggilan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, dalam kasus dugaan penyalagunaan penjualan 33 aset yang dikelola PT Panca Wira Usaha (PWU), Kamis (18/8/2016).

Dandeni Herdiana Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Jawa Timur mengatakan, pemanggilan dilakukan penyidik untuk kedua kalinya. Untuk yang pertama dipanggil penyidik pada 27 Juli 2016. Sedangkan, yang kedua hari ini tanggal 18 Agustus.

Namun, panggilan pertama dan kedua, Dahlan Iskan tidak datang.

"Alasannya sama, tidak bisa datang karena posisinya Dahlan Iskan ada di Amerika. Surat pemberitahuan itu dikirim kuasa hukumnya," kata Dandeni Herdiana, kepada suarasurabaya.net, Kamis (18/8/2016).

Pemanggilan terhadap DI hanya sebatas sebagai saksi PT Panca Wira Usaha (PWU). Guna mengetahui, aset dan bangunan PWU di tahun 2000 hingga 2010, belum ada persetujuan dari DPRD Provinsi Jawa Timur, namun ternyata bisa lepas.

Secara kebetulan saat itu, Dahlan Iskan menjabat sebagai seorang Direktur Utama PWU.

"Kita juga melakukan pemanggilan tiga orang sebagai saksi terkait PWU. Ketiga saksi ini adalah orang Pemprov Jatim," ujar dia.

Perlu diketahui, kasus dugaan penyelewengan aset PWU diusut Kejati Jatim di awal tahun 2015. Sebanyak 33 aset berupa tanah dan bangunan diduga dijual secara tak wajar, karena masih belum ada persetujuan dari DPRD Provinsi Jawa Timur.

Pelaku pembeli asetnya adalah Emilia Contessa artis sekaligus anggota DPD RI. Dia membeli bangunan milik PT PWU di Banyuwangi. Dalam kasus itulah, Emilia, Wishnu Wardhana mantan Ketua DPRD Surabaya dan mantan manajer aset PWU, kemudian Alim Markus bos Maspion Group yang juga mantan Komisaris PWU, dipanggil untuk diperiksa. (bry/tit/rst)

SS TODAY LAINNYA

top