suarasurabaya.net

Mahasiswa Farmasi Unair Racik Skincare dari Kulit Jengkol
Laporan Ika Suryani Syarief | Selasa, 25 Juni 2019 | 17:34 WIB

Mahasiswa Fakultas Farmasi Unair yang meracik produk perawatan kecantikan alami dengan memanfaatkan limbah kulit jengkol. Foto: Humas Unair
suarasurabaya.net| Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) meracik produk perawatan kecantikan alami dengan memanfaatkan limbah kulit jengkol.

Produk Facial Wash and Scrub Antiaging dan Brightening itu diberi nama "Djengkolic"

Tim yang beranggotakan Mazhar Ardhina Silmi, Kholidatul Fauziyah, Diah Ayu Laraswati, Nursanti Arya Pratiwi, dan Rizki Amalia Arifiani ini membuat produk itu untuk dilombakan dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) di bidang kewirausaahan (PKM-K). Tim ini melakukan penelitian dan pengembangan di bawah bimbingan Lusiana Arifianti, S.Farm.,Mfarm.,Apt.

Mazhar, anggota tim peneliti mengatakan, banyak penelitian yang membuktikan bahwa kulit jengkol mengandung berbagai senyawa kimia di antaranya flavonoid, saponin, dan tanin.

Flavonoid berfungsi sebagai antioksidan, saponin berfungsi mencegah penuaan dini, mengecilkan pori-pori wajah dan menghaluskan kuliat. Sedangkan tanin berfungsi sebagai antioksidan dan antibakteri serta vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan sekaligus mencerahkan kulit.

"Bijinya sering dimanfaatkan untuk bahan pangan. Tapi di bidang kecantikan, pemanfaatan jengkol sebagai bahan kosmetik masih sangat jarang," jelasnya.

Produk Djengkolic dikemas secara 2 in 1 atau dua produk dalam satu kemasan yaitu facial wash sekaligus facial scrub. Produk didesain dalam kemasan yang sederhana, praktis, dan mudah penggunaannya.

Djengkolic adalah gel yang mengandung bahan utama ekstrak kulit jengkol dengan tambahan butiran halus kulit jengkol sebagai exfoliator. Produk ini dijual dalam kemasan tube 30 gram dan bertutup ulir, sehingga antitumpah dan sangat praktis untuk dibawa bepergian.(iss/ipg)
top