suarasurabaya.net

Grab Luncurkan Lima Fitur Ramah Perempuan
Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 18 Juli 2019 | 13:24 WIB

Peluncuran fitur keselamatan untuk perempuan yang digelar GRAB di Novotel Samator, Surabaya, Kamis (18/7/2019). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Grab SuperApp meluncurkan fitur baru untuk keselamatan pengemudi maupun penumpang. Lima fitur baru ini juga diklaim untuk menekan angka kekerasan seksual pada perempuan.

Peluncuran fitur keselamatan yang digelar di Novotel Samator, Surabaya, Kamis (18/7/2019) ini juga menghadirkan Komisioner Komnas Perempuan untuk memberi pelatihan kepada mitra pengemudi grab khususnya perempuan.

Adapaun Fitur keselamatan terbaru Grab itu terdiri dari:

- Penyamaran nomor telepon pemanggil (Number Masking). Melalui fitur ini, Grab akan menggunakan nomor telepon virtual dalam setiap perjalanan yang dilakukan melalui aplikasi, sehingga mitra pengemudi dan penumpang tidak akan memiliki akses kepada nomor telepon pribadi masing-masing.

- Free Call, selain untuk menjaga keamanan dan privasi, fitur telepon gratis ini juga akan memberikan kemudahan komunikasi setelah penumpang memesan kendaraan.

- Verifikasi Wajah Pelanggan dan Pengemudi Melalui Swafoto. Penumpang yang tergabung dalam Grab untuk pertama kalinya harus melakukan verifikasi wajah secara langsung sebagai bentuk identifikasi sebelum mereka memesan kendaraan mereka untuk pertama kalinya. Pengemudi juga diwajibkan melakukan verifikasi wajah secara berkala untuk dapat masuk ke dalam aplikasi mereka.

- Tombol darurat (SOS Button). Fitur ini memungkinkan para penumpang untuk mendaftarkan 3 (tiga) kontak darurat dalam aplikasi Grab. Apabila terjadi keadaan darurat saat melakukan perjalanan bersama Grab, penumpang dapat menekan tombol darurat dan sistem Grab akan secara otomatis mengirimkan pesan peringatan kepada kontak darurat yang sudah didaftarkan sebelumnya atau memberikan notifikasi kepada tim Customer Experience Grab yang akan segera menghubungi penumpang.

- Fitur bagikan lokasi perjalanan (Share My Ride). Melalui fitur ini, para penumpang dapat membagikan tautan yang terhubung pada perjalanannya bersama Grab kepada orang-orang terdekat yang dapat dipantau secara real-time.

Dede Sadeli City Manager Grab Surabaya mengatakan, selain lima fitur keselamatan tersebut, Grab juga menerapkan kebijakan aplikasi yang ramah perempuan. Bagi mitra pengemudi perempuan, diberi keleluasaan untuk mengaktifkan grab bike atau tidak. Hal ini untuk keamanan di waktu-waktu tertentu bagi perempuan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Penumpang dan pengemudi perempuan kita amankan, dengan memberikan pilihan mengambil order grab bike atau tidak," kata Dede.

Menurut Dede, penerapan fitur baru yang ramah perempuan ini tujuannya untuk pencegahan terhadap kekerasan terhadap perempuan. Sebab, secara probabilitas terdapat 20-20 persen mitra pengemudi grab adalah perempuan.

Dede mengklaim, dengan terus meremajakan fitur keamanan, kekerasan terhadap perempuan bisa ditekan. Menurutnya, secara probabilitas kalau angka kekerasan adalah 7, maka telah bisa ditekan menjadi 2 angka kekerasan dengan perbaruan fitur ini.

Sementara itu, Masruhah Komisioner Komnas Perempuan mengatakan, perempuan masih rentan mengalami tindak kekerasan. Khusus untuk kekerasan di kendaraan umum telah tercatat 12.951 kasus.

"Kekerasan perempuan ini terjadi baik oleh penumpang kepada driver maupun driver ke penumpang. Untuk di Grab sendiri, secara angka kami belum memilah-milahnya," katanya. (bid/dwi)
top