suarasurabaya.net

Rubah di Selatan Melarutkan Suasana Sendu Penonton di Bistar Stage
Laporan Zumrotul Abidin | Sabtu, 14 September 2019 | 19:14 WIB

Rubah di Selatan band asal Yogyakarta juga turut meramaikan panggung Bistar Jazz Traffic Festival 2019 hari pertama, Sabtu (14/9/2019). Foto: Bistar Jazz Traffic Festival 2019
suarasurabaya.net| Rubah di Selatan band asal Yogyakarta juga turut meramaikan panggung Bistar Jazz Traffic Festival 2019 hari pertama, Sabtu (14/9/2019). Mereka berhasil membawa penonton dalam suasana sendu lewat lagu-lagunya di album bertajuk Anthera.

Rubah di Selatan membuka penampilannya di Bistar Jazz Traffic Festival 2019 dengan busana serba putih dan instrumen gelap. Melinda sang vokalis juga mengenakan tudung hingga menutupi wajah.

Dengan berlatar belakang kastil Atlantis Land Ken Park, penampilan mereka cukup berhasil membawa penonton pada suasana sendu, pilu, dan gelap.

Selain gitar, perkusi dan keyboard, mereka juga memainkan seruling untuk melengkapi racikan musik beraliran folk ini. Mereka membuka penampilan dengan Istana Duka Ria.

Sebelum menyanyikan lagu selanjutnya berjudul Water, Rubah di Selatan terlebih dulu mengajak penonton menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan harapan Indonesia terus diselimuti kedamaian. Lalu, mereka berurutan mengajak ribuan penonton yang didominasi anak muda ini dengan Mata Air Mata dan Merapi Tak Pernah Ingkar Janji.

Terakhir, band yang digawangi Malinda (vokal), Ronie (perkusi), Gilang (gitar & penyanyi latar), serta Adnan (keyboard) mengucapkan terima kasih kepada Jazz Traffic Festival 2019 yang diberi kesempatan manggung dengan suasana yang nyaman.

"Terima Kasih. Semoga Jazz Traffic Festival panjang umur. Selamat bermalam minggu. Terima kasih Suara Surabaya," kata Melinda menutup penampilan. (bid/wil/dwi)
top