suarasurabaya.net

Taruna Wreda Nusantara Sosialisasikan Latsitadarnus 2019 Lewat Suara Surabaya
Laporan Ika Suryani Syarief | Sabtu, 30 Maret 2019 | 18:42 WIB

Perwakilan taruna dan taruni Indonesia yang berkunjung ke Radio Suara Surabaya pada Sabtu (30/3/2019) sore. Foto : Yosua untuk suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Perwakilan taruna dan taruni Indonesia berkunjung ke Radio Suara Surabaya pada Sabtu (30/3/2019) sore. Mereka ingin menyosialisasikan kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitadarnus) 2019 kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya warga Kota Surabaya.

Latsitadarnus yang ke-39 ini diikuti 891 orang dari 4 matra taruna yaitu Akademi Angkatan Darat (AAD), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), akademi kepolisian (AKPOL), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan mahasiswa perwakilan beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur.

Pembukaan Latsitadarnus akan diadakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (1/4/2019) mulai pukul 07.00 WIB.

Putu Angga, pembina Latsitadarnus 2019 mengatakan, setelah upacara, acara akan dilanjutkan dengan parade dari kantor Gubernur Jawa Timur ke kantor Wali Kota Surabaya.

"Kami ke SS untuk menginformasikan dan mengajak masyarakat Surabaya ikut berpartisipasi dalam acara pembukaan. Acara ini terbuka untuk umum," ujarnya.

Demi kelancaran acara pembukaan, Polrestabes Surabaya akan melakukan rekayasa lalu lintas di jalan sekitar Grahadi.

Putu Angga menjelaskan, Latsitadarnus 2019 akan diadakan selama 2 minggu. Sehingga acara penutupan akan diadakan tanggal 15 April 2019.

Peserta kegiatan ini akan disebar ke 4 kabupaten berdasarkan satuan latihannya. Satlak Macan akan dikirim ke Jember, Satlak Hiu di Bojonegoro, Satlak Elang di Trenggalek, dan Satlak Kijang di Pamekasan.

Kegiatan fisik berupa pembangunan saluran air, pengaspalan jalan, tower air, dan tempat wudhu. Sementara kegiatan non fisik berupa bakti sosial, donor darah, penanaman nilai juang kepada satpam dan hansip, serta latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

"Kegiatan ini sebagai wujud interaksi para taruna dengan masyarakat. Diharapkan setelah dilantik,taruna tingkat akhir ini akan menjadi perwira yang dapat bekerja sama dan membawa keberhasilan bagi Republik Indonesia," kata dia.(iss)
top