suarasurabaya.net

Kapolrestabes Surabaya Baru Mengaku Terkesan dengan Bonek Sekarang
Laporan Agustina Suminar | Selasa, 21 Mei 2019 | 10:05 WIB

Kombes Pol Sandi Nugroho Kapolretabes Surabaya saat berkunjung ke Radio Suara Surabaya untuk pertama kalinya, Senin (21/5/2019). Foto: Purnama suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Kombes Pol Sandi Nugroho Kapolretabes Surabaya merasa terkesan dengan militansi dan kesadaran Bonek dan Bonita dalam mendukung klub kesayangan mereka, Persebaya Surabaya, yang menurutnya memiliki karakter tersendiri.

"Beberapa saat yang lalu kami melakukan buber (buka bersama) dengan teman-teman Bonek, dan kami sangat bangga karena mereka suportif dan dinamis, punya ciri khas sendiri," kata Kombes Pol Sandi Nugroho saat berkunjung ke Radio Suara Surabaya untuk pertama kalinya, Senin (21/5/2019) pagi.

Ia mengatakan, sebelumnya ia telah memiliki pengalaman di beberapa daerah seperti Bandung, Jakarta dan Medan. Menurutnya, salah satu yang paling menonjol dari Bonek adalah kesadaran mereka untuk membeli tiket.

"Karakter suporter memang berbeda-beda, mereka sangat solid bahkan kesadaran untuk membeli tiket juga tinggi. Biasanya karena merasa memiliki (tim, red) itu tinggi, mereka enggan untuk membeli tiket," ujarnya.

Selain itu, menurutnya Bonek juga memiliki kesadaran untuk bersama-sama menjaga kondusifitas saat menjamu tim tamu. Mereka bersedia melakukan kerjasama dengan polisi untuk melaporkan jika ada gangguan keamanan atau hal-hal yang mengganggu pertandingan.

"Mereka sadar untuk ikut mengamankan tim tamu. Kemarin kita gali apa keluhannya saat laga persahabatan dengan (Persela) Lamongan, katanya ada HP hilang, akhirnya kita minta mereka mendata HP siapa, nomornya berapa dan dimana hilangnya," katanya.

Selanjutnya, pihaknya akan meningkatkan keamaaan di beberapa titik rawan. Salah satunya penambahan kamera CCTV di bagian pembelian tiket. Tujuannya, polisi dapat memantau pergerakan suporter jika ada kehilangan barang ataupun kerusuhan saat pembelian tiket.

Perlu diketahui, Kombes Pol Sandi genap dua minggu menjabat sebagai Kapolrestabes Surabaya menggantikan Kombes Pol Rudi Setiawan, setelah serah terima jabatan yang digelar di Polda Jatim pada 7 Mei lalu. Menjelang lebaran, ia mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati karena tingkat kejahatan meningkat.

Polrestabes Surabaya sendiri bahkan sudah memetakan daerah-daerah di Surabaya yang berpotensi menjadi atensi pelaku kejahatan 4C menjelang lebaran 2019. Kejahatan tersebut meliputi pencurian biasa (Curbis) pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat).

"Biasanya ada peningkatan gangguna kantibnas jelang lebaran karena pengaruh banyaknya kebutuhan. Untuk itu, kita harapkan hal itu bisa kami kurangi dengan menempatkan titik-titik tertentu dan melakukan patroli terbuka dan tertutup," tambahnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang menjadi korban untuk mau melapor ke call center Polrestabes Surabaya untuk ditindaklanjuti sekaligus pencegahan.(tin)
top