suarasurabaya.net

Tausiyah Refleksi 2020: Berkarya Lebih Produktif, Tanpa Melupakan Akhirat
Laporan Iping Supingah | Jumat, 17 Januari 2020 | 20:23 WIB

Kegiatan Tausiyah Refleksi 2020: "Berkarya Lebih Produktif, Tanpa Melupakan Akhirat" digelar di Hall Gedung Suara Surabaya Media, Jumat (17/1/2020). Foto: Tim SS Media
suarasurabaya.net| Mengawali bulan pertama tahun 2020, Suara Surabaya (SS) Media menggelar acara tausiyah yang dihadiri karyawan dari berbagai divisi. Temanya: "Refleksi 2020: Berkarya Lebih Produktif, Tanpa Melupakan Akhirat".

Kegiatan tausiyah digelar di Hall Gedung Suara Surabaya Media, Jumat (17/1/2020) mulai pukul 13.30 WIB sampai 16.00 WIB.

Penceramah dalam acara tausiyah ini adalah Ustadz Luqman Hakim yang biasanya menjadi pengajar di kegiatan rutin "Belajar Mengaji" karyawan Suara Surabaya Media.


Ustadz Luqman Hakim saat memberikan tausiyah di hadapan karyawan Suara Surabaya Media, Jumat (17/1/2020). Foto: Tim SS Media

Di awal tausiahnya Ustadz Luqman mengingatkan kembali dasar-dasar Islam. Mulai dari Rukun Iman dan Rukun Islam. Dikaitkan dengan produktivitas, Ustadz Luqman mengatakan bekerja adalah ibadah. Bagian dari tujuan manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah Subhana Wa Ta'ala. Sementara tujuan hidup manusia untuk bahagia dunia-akhirat, bisa dicapai dengan ketaatan. Selalu bersyukur dan bersabar dalam keadaan apapun jadi kunci mencegah stres dalam beraktivitas.


Adit penyiar Suara Surabaya saat bertanya kepada ustadz, bagaimana di tengah kesibukan, tidak melupakan akhirat tetap bisa banyak beribadah. Foto: Tim SS Media

Karyawan Suara Surabaya Media juga mendapat kesempatan untuk bertanya kepada Ustadz Luqman. Pertanyaan diantaranya soal dilema ibu pekerja, bagaimana supaya gaji kita menjadi berkah, dan bagaimana mengingatkan diri untuk tidak terus sibuk dengan mengejar dunia.

Selain itu juga ada pertanyaan terkait kehidupan sehari-hari yang agak aneh dan lucu dari peserta, sehingga membuat suasana menjadi segar dan mengundang tawa. Sehingga tanpa terasa dengan pertanyaan yang terus mengalir, waktu tausiyah yang awalnya dijadwalkan berlangsung 1 jam, menjadi hampir 2 jam.


Ustadz Luqman Hakim penceramah yang juga guru "Belajar Mengaji" di Suara Surabaya Media mengajak menyempatkan membaca Al Qur'an di tengah kesibukan. Foto: Tim SS Media

Sebelum tausiyah ditutup dengan doa, Ustadz Luqman mengajak karyawan Suara Surabaya Media untuk menyempatkan membaca Al Qur'an di tengah kesibukan. Mengaji jadi ibadah yang mudah dan bernilai kebaikan berlipat ganda.

Program rutin "Belajar Mengaji" di Kantor Suara Surabaya Media dilaksanakan seminggu dua kali, yakni Selasa pagi dan Kamis malam. Di setiap pertemuan selain belajar membaca Al Qur'an dengan belajar Ilmu Tajwid, juga diselingi belajar Ilmu Fiqih, Ilmu Aqidah, Ilmu Akhlak, dan Ilmu Tauhid. Di akhir kegiatan, seringkali dibuka forum dialog dan ini selalu dimanfaatkan peserta "Belajar Mengaji" untuk bertanya dan mendapat penjelasan dari Ustadz Luqman Hakim.


Foto bersama usai acara Tausiyah Refleksi 2020. Foto: Tim SS Media

Kegiatan tausiyah yang diiikuti sekitar 50 karyawan Suara Surabaya Media ini, juga dihadiri Ibu Endang Soetojo (istri almarhum Soetojo Soekomihardjo pendiri Radio Suara Surabaya).


Bahagianya setiap peserta tausiyah mendapatkan doorprize. Foto: Tim SS Media

Di akhir acara setelah foto bersama, dibagikan doorprize kepada seluruh peserta, dilanjutkan menikmati aneka camilan dan kuliner lontong kupang sate kerang. (andin/ipg)
top