suarasurabaya.net

Warga Lidah Kulon Jual Rumah dan Mobil Demi Ikut Gafatar
Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 20 Januari 2016 | 17:55 WIB

Logo Gafatar. iIustrasi.
suarasurabaya.net| Salah seorang warga Surabaya, nekat menjual rumah dan mobil, hanya karena ingin bergabung dengan kelompok Gafatar, dan pergi ke pemukiman Mempawah, Kalimantan Barat.

"Pria ini menjual cepat rumahnya Rp190 juta, kemudian pergi dengan istri dan 4 anaknya yang masih kecil-kecil," kata Soemarno Kepala Bakesbang Pol Linmas Kota Surabaya, Rabu (20/1/2015).

Orang yang nekat itu adalah AR, berusia 45 tahun, asal Lamongan yang menikah dengan perempuan asal Lidah Kulon, Surabaya. Dalam kelompok Gafatar, dia bertindak sebagai koordinator yang memberangkatkan warga menuju Mempawah Kalimantan Barat.

Selain AR, ada lagi warga Surabaya yakni SC, 43 tahun, yang juga pergi ke Mempawah dengan mengajak istri dan anaknya. "Rata-rata mereka bergabung dengan Gafatar alasannya sama untuk mencari ketenangan," ujar dia.

Saat ini, kata Soemarno, pihak Bakesbang Pol Linmas Kota Surabaya, terus melakukan komunikasi dengan mereka berdua.

"Mereka komunikasi baik. Kami berharap ketika pulang bisa kembali ke jalan yang benar," kata Soemarno.(bid/bry)

B E R I T A    T E R K A I T
  • PNS Ikut Gafatar Adalah Anggota Dinas Kebakaran Surabaya
  • top