suarasurabaya.net

Soekarwo Minta Warga Gafatar Jatim Segera Mengubah Jalan Hidup
Laporan Zumrotul Abidin | Sabtu, 23 Januari 2016 | 08:50 WIB

Soekarwo Gubernur Jatim usai berdialog dengan eks anggota Gafatar asal Jatim di Transito Margorejo. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Ratusan warga mantan anggota Gafatar asal Jatim yang dipulangkan dari Mempawah, Kalimantan Barat tiba di penampungan sementara di Asrama Transito Disnakertranduk Jatim di Jl Margorejo no 74 Surabaya, Sabtu (23/1/2016).

Soekarwo Gubernur Jatim sempat mengunjungi dan berdialog dengan mantan anggota Gafatar yang baru tiba pukul 05.00 WIB. Soekarwo meminta, para warga Jatim ini sabar di penampungan untuk beberapa hari ke depan.

Pakde Karwo juga mengajak warga untuk merenungkan kejadian selama ini yang menimpa mereka.

"Sabar dulu ya Bapak dan Ibu. Ayo direnungkan dan segera ubah jalan hidup baik itu hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia," kata Pakde Karwo di Aula Transito.

Pakde Karwo juga menanyakan apa saja yang dibutuhkan warga terutama ibu-ibu yang memiliki anak kecil, agar segera dicukupi oleh Pemprov selama di penampungan.

Selain berdialog, Pakde Karwo juga memberikan uang saku Rp500 ribu per KK untuk pegangan selama di penampungan ini.

Soekarwo mengatakan, untuk kedatangan tahap pertama ini jumlah warga Jatim yang sampai di Surabaya sebanyak 389 dari 6 Kabupaten/Kota.

"Pemulangan ini akan terus bertambah. Kita terus berkoordinasi dengan Kalimantan Barat," katanya.

Terkait banyaknya anak- anak di penampungan ini, Soekarwo akan memberikan pendampingan terkait banyak hal, termasuk pendidikan dan kesehatan gizinya.

Pantauan suarasurabaya.net, di lokasi saat ini tengah dilakukan pembagian barak untuk tidur 389 warga yang baru pulang dari Mempawah ini. Mereka dikumpulkan berdasarkan daerah asal dan sesuai keluarganya atau KK.

Penjagaan di lokasi juga cukup ketat, mulai dari anggota Polri, TNI dan Satpol PP tampak mengamankan sejak pintu gerbang Transito.(bid/dop/ipg)
top