suarasurabaya.net

Bahaya Lubang di Jalan Raya, Warga Nganjuk Tewas di Gempol
Laporan Denza Perdana | Sabtu, 23 Januari 2016 | 21:43 WIB

Ilustrasi. Lubang di Jalur Pantura. Foto: Antara
suarasurabaya.net| Arik Ismanto (29) seorang warga Desa Gejagan, Loceret, Nganjuk pengendara sepeda motor Yamaha Vixion AG 2345 WW meninggal karena terjatuh dari motornya setelah kendaraannya melintasi sebuah lubang di Jalan Raya Gempol, Sabtu (23/1/2016).

Agung Sunarhari Pendengar Radio Suara Surabaya yang tinggal di Perum Palm Putri P 16 Sidoarjo mengatakan bahwa kecelakaan di Gempol itu terjadi sebelum jalan arteri Gempol atau sebelum Pabrik Ando. Pendengar lainnya mengatakan, bahwa di daerah itu memang terdapat lubang yang cukup dalam tapi tidak terlihat.

Arik, korban yang mengalami kecelakaan itu mengalami luka parah di bagian kepala. "Luka parah di kepala, sepertinya meninggal. Karena helmnya hancur," ujar Sunarhari.

AKP Hendro Gunawan Kasatlantas Polres Kabupaten Pasuruan membenarkan bahwa korban Arik meninggal di lokasi kejadian. Ada bukti kuat bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh lubang yang ada di jalan raya. "Ada rekaman cctv, memang ada jalan berlubang. Korban langsung dievakuasi ke RS Porong, keluarga sudah dihubungi," ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan untuk melihat kondisi jalan. AKP Hendro mengatakan, kondisi di jalan tersebut memang lubang parah. "Sesudah olah TKP ini kami akan menyampaikan ke instansi terkait," katanya.

Lubang yang membahayakan pengguna jalan juga didapati di Jalan Layang Trosobo. Kedua sisi jalan ini terdapat lubang yang cukup dalam dan lebar. Akibatnya, banyak kendaraan roda dua yang jatuh saat melintasi lubang tersebut.

"Apalagi dari arah Krian ke Surabaya. Lubangnya pas di turunan. Ini bahaya karena tidak kelihatan," ujar Chisbullah Huda Petugas Keamanan di Kantor PT Prima, Trosobo.

Huda mengatakan, sejak dia bertugas shift sore hingga malam hari, dalam waktu satu jam terjadi 10 kecelakaan kendaraan roda dua. "Baru saja anak sini (karyawan Kantor PT Prima) juga ada yang jatuh. Tadi sekitar pukul 20.00 WIB. Tapi hanya lecet-lecet biasa," katanya.

Huda memperkirakan, kedalaman lubang di kedua sisi jalan yang ada di lajur kanan itu terdapat lubang dengan kedalaman antara 15 cm hingga 20 cm lebih. Sedangkan lebar lubang tersebut rata-rata 1 meter lebih. "Kalau yang di lajur ke arah Krian, lubang itu pas tanjakan, saya lihat mobil setengah ngetril," ujarnya. (den)

Teks Foto:
- Sepeda motor Arik Ismanto yang mengalami kecelakaan di Gempol.
Foto: Bhaskara Jaya Netter E100
top